Longsor Jalan Kuningan–Cikijing Dibersihkan, 24 Kendaraan yang Sempat Terjebak Sudah Bisa Melintas

Kompas.com - 10/04/2019, 10:44 WIB
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan mangatur arus lalu lintas di titik peralihan, Selasa siang (9/4/2019). Seluruh kendaraan tidak dapat melintas jalur nasional Kuningan - Cikijing karena tertutup longsor sebanyak delapan titik. Para pengendara harus melintasi jalur alternatif yang disediakan. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONPetugas Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan mangatur arus lalu lintas di titik peralihan, Selasa siang (9/4/2019). Seluruh kendaraan tidak dapat melintas jalur nasional Kuningan - Cikijing karena tertutup longsor sebanyak delapan titik. Para pengendara harus melintasi jalur alternatif yang disediakan.

MAJALENGKA, KOMPAS.com – Petugas Kementerian Pekerjaan Umum akhirnya dapat membersihkan enam titik longsor yang menutup Jalur Nasional Jalan Raya Kuningan–Cikijing. Kini tersisa dua titik yang akan ditargetkan selesai hari ini.

“Tersisa dua titik lagi pak. Kami masih tetap (kerja) siang malam melakukan pembersihan dari puing tanah dan pohon,” kata Supriyadi, Koordinator Lapangan Cirebon-Kuningan-Ciamis Kementerian PUPR Balai Enam Jawa Barat, melalui pesan singkat ke Kompas.com, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: 8 Titik Longsor Tutup Jalan Kuningan-Cikijing, 24 Kendaraan Terjebak

Supriyadi mengatakan, proses pembersihan menggunakan sejumlah alat berat, antara lain dua unit ekskavator A, tiga unit loader, satu unit bulldozer, dan tiga buah truk.

Pekerjaan ini lebih cepat dari yang ditargetkan sebelumnya. Cuaca yang baik menjadi salah satu faktor pekerjaan cepat selesai.

Pria yang meninjau seluruh titik sekaligus membuat peta lokasi longsor ini juga menyampaikan, sebanyak 24 kendaraan yang terdiri dari 21 kendaraan roda empat, dan 3 buah roda dua, yang sebelumnya terjebak, sudah terbebas dari longsor.

Mereka kembali melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Longsor Terjang Bogor, Jalan Penghubung Antar Kecamatan Terputus

Kendaraan sudah bisa melintas jam 5 sore dengan dua arah. Yang 9 mobil dan 3 motor kembali ke arah Ciamis, yang 11 mobil ke Cirebon dengan kondisi buka longsor setengah badan jalan. Sekarang full buat pembersihan lanjutan di semua titik,” lanjut Supriyadi.

Dia berharap, hari ini cuaca kembali baik agar pembersihan longsor tuntas.

Kompas TV Kepala satuan kerja pelaksana jalan nasional wilayah tiga Jawa Barat kementerian pekerjaan umum, Permana Adi Santosa menyebut, jika cuaca baik, pembersihan material longsor ditargetkan selesai dalam 3 hingga 4 hari.<br /> <br /> Dari 8 titik longsor, masing-masing titik memiliki panjang dan lebar longsor yang bervariatif. Dua di antaranya menutup total jalan dan memiliki material longsor yang cukup banyak dan panjang.<br /> <br /> Diduga curah hujan yang tinggi serta kontur tanah di bagian tebing yang tak kuat menahan beban menjadi penyebab longsor. #Longsor #JawaBarat#HujanDeras<br />

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

Regional
Seorang Pemilik Hotel di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Toilet

Seorang Pemilik Hotel di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Toilet

Regional
Sopir Ekspedisi Bawa Kabur 1 Kontainer Sepatu Siap Ekspor, Dijual Sendiri Seharga Rp 150 Juta

Sopir Ekspedisi Bawa Kabur 1 Kontainer Sepatu Siap Ekspor, Dijual Sendiri Seharga Rp 150 Juta

Regional
Pilkada Manggarai Barat, Pasangan Maria-Silvester Gunakan Media Sosial untuk Kampanye

Pilkada Manggarai Barat, Pasangan Maria-Silvester Gunakan Media Sosial untuk Kampanye

Regional
Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Melanggar Protokol Kesehatan, Kampanye Calon Gubernur Jambi Dibubarkan

Regional
McDonald's Kuta Beach Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Karyawan?

McDonald's Kuta Beach Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi, Bagaimana Nasib Karyawan?

Regional
Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari

Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari

Regional
McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

McDonald's Kuta Beach Tutup, Pengelola: Terima Kasih 20 Tahun Mengukir Cerita bersama Kami

Regional
Hasil Bumi Melimpah di Tengah Pandemi, Warga Bukit Menoreh Gelar Syukuran

Hasil Bumi Melimpah di Tengah Pandemi, Warga Bukit Menoreh Gelar Syukuran

Regional
Calon Bupati Petahana di Pilkada Bangka Tengah Dilarikan ke RS

Calon Bupati Petahana di Pilkada Bangka Tengah Dilarikan ke RS

Regional
Diduga Korupsi Dana Bos Rp 153 Juta, Mantan Kepala SD di NTT Ditahan

Diduga Korupsi Dana Bos Rp 153 Juta, Mantan Kepala SD di NTT Ditahan

Regional
Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Rasidin Padang Tambah Tempat Tidur

Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Rasidin Padang Tambah Tempat Tidur

Regional
Begini Strategi Kampanye Medsos 3 Calon di Pilkada Karawang

Begini Strategi Kampanye Medsos 3 Calon di Pilkada Karawang

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Pekerja EO Beralih Jadi Perajin Kulit

Bertahan di Tengah Pandemi, Pekerja EO Beralih Jadi Perajin Kulit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X