Alasan Ketua Golkar Wonosobo Dukung Prabowo-Sandi hingga Dipecat Partai

Kompas.com - 09/04/2019, 08:52 WIB
Beberapa bendera yang memperlihatkan lambang Partai Golkar beserta nomor urutnya berkibar saat kampanye capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019).KOMPAS.com/HIMAWAN Beberapa bendera yang memperlihatkan lambang Partai Golkar beserta nomor urutnya berkibar saat kampanye capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019).

KOMPAS.com - Partai Golkar memecat Ketua DPD II Partai Golkar Wonosobo Triana Widodo bersama sejumlah kader setelah menyatakan mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Deklarasi dukungan itu dilakukan Triana dan kawan-kawan di Hotel Tentrem Yogyakarta, Minggu (7/4/2019). Mereka ikut membubuhkan tanda tangan bermaterai sebagai pernyataan sikap.

Triana mengatakan, dukungan yang diberikannya itu adalah bentuk ekspresi aspirasi dari arus bawah.

"Saya melihat teman-teman di daerah, kampung, dan desa menginginkan perubahan. Ini aspirasi kader partai. Bukan kepentingan pribadi," ungkapnya.

Baca juga: Golkar Pecat Ketua DPD Wonosobo karena Dukung Prabowo

Triana mengaku siap menerima sanksi apabila apa yang dilakukannya dianggap melanggar dan melawan sikap umum Partai Golkar.

"Kami siap memperjuangkan kemenangan Prabowo-Sandi," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi, mengaku sudah tahu informasi bahwa Triana dan rekan-rekannya akan melakukan deklarasi tersebut sebelum Triana hadir di Yogyakarta.

Bahkan DPD Partai Golkar Jawa Tengah sudah mengirimkan surat peringatan dan klarifikasi pada tanggal 2 April 2019.

"Namun karena tidak mengindahkan peringatan dari partai, maka pada hari ini tanggal 8 April, kami putuskan Triana Widodo diberhentikan dari jabatannya. Digantikan oleh Pelaksana Tugas Ketua Iqbal Wibisono," ungkap Anton, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Bendera Golkar Hiasi Kampanye Akbar Prabowo di Makassar

Pemecatan itu dilakukan berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan oleh DPD I Partai Golkar Jawa Tengah.

"Kami memberhentikan Triana tidak hanya berdasar dari omongan-omongan belaka. Ada juga bukti yang sudah ada di media sosial, media online, dan koran," tuturnya.

Triana dinyatakan melanggar aturan partai karena tidak berkomitmen untuk mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin yang didukung secara resmi oleh Partai Golkar pada Pemilu 2019.

Sikap ini, lanjut Anton, juga dibuat demi menegakkan aturan Partai Golkar.

"Ini demi menjaga kewibawaan partai yang sudah sepakat mendukung pasangan Jokowi-Amin. Keputusan ini harus diikuti seluruh komponen organisasi partai hingga tingkat bawah," katanya.

Baca juga: Cerita Prabowo Gebrak Podium Saat Bicara soal TNI/Polri dalam Kampanye di Yogyakarta

Senin malam, lanjut Anton, Plt Ketua DPC Wonsobo Iqbal Wibisono diperintahkan untuk menggelar rapat terbatas. Pertemuan ini dilakukan untuk mempererat konsolidasi partai Golkar di Kabupaten Wonosobo.

"Kami ingin kader-kader partai Golkar di Wonosobo kembali loyal dan taat pada aturan partai. Karena pemungutan suara tinggal 9 hari lagi. Kami tak ingin hal ini akan mengganggu perolehan suara untuk Caleg dan Capres yang ada di Kabupaten Wonosobo," tandasnya.


Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Dukung Capres 02 Prabowo Subianto, Ketua Golkar Wonosobo Triana Widodo Dipecat



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Regional
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Regional
 Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Regional
Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Regional
Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Regional
Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Regional
Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Regional
Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Regional
Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Regional
Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Regional
Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Regional
Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Regional
Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Regional
6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

Regional

Close Ads X