Diduga Terlibat Politik Uang dan Minta Warga Bersumpah Mencoblos, Caleg di Pati Dilaporkan

Kompas.com - 08/04/2019, 21:06 WIB
Salah satu meme tolak politik uang yang disebar Bawaslu Sulsel jelang hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang. Bawaslu SulselSalah satu meme tolak politik uang yang disebar Bawaslu Sulsel jelang hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang.


PATI, KOMPAS.com - Seorang calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setelah diduga terlibat praktik money politics atau politik uang.

Melalui tim suksesnya, salah satu caleg DPRD Pati Dapil 1 tersebut diduga melakukan bagi-bagi uang saat hajatan di wilayah Kecamatan Pati. Ironisnya, di momen itu timses sekaligus meminta kepada warga penerima uang untuk bersumpah mencoblos caleg tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Ahmadi menyampaikan, dugaan kecurangan Pemilu 2019 tersebut diadukan oleh warga Kecamatan Pati berinisial KL yang mengaku geram dengan tindakan tersebut.

Baca juga: Langgar Aturan Kampanye, Caleg PAN Divonis 6 Bulan Masa Percobaan

KL mengadu ke Bawaslu pada Jumat (5/4/2019) lalu setelah mengaku telah menerima amplop Rp 50.000 dan mengikuti permintaan untuk bersumpah memilih caleg tersebut, pada Kamis (4/4/2019) lalu.

"Warga mengadukan ada dugaan bagi-bagi uang saat hajatan yang dilakukan timses salah satu caleg DPRD Pati. Bahkan dalam aduan itu, timses tersebut meminta warga penerima uang bersumpah akan mencoblos sang caleg tersebut," ungkap Ahmadi, saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan ponsel, Senin (8/4/2019).

Ahmadi mengatakan, hingga saat ini, Bawaslu Kabupaten Pati masih pasif menindaklanjuti aduan warga tersebut. Sebab, berkas pelaporan tersebut dinilai belum lengkap persyaratannya. 

Sesuai prosedur, kata Ahmadi, Bawaslu Kabupaten Pati masih menunggu berkas pelaporan dilengkapi hingga Rabu (10/4/2019).

"Masih berupa aduan dan tidak lengkap. Berapa jumlah warga yang mengalami dan seperti apa detailnya masih kami tunggu. Belum ada bukti dan keterangan lengkap. Prinsipnya kami tunggu hingga beberapa hari ke depan, jika tidak pelaporan gugur dengan sendirinya. Kelengkapan berkas untuk memperjelas status hukumnya," terang Ahmadi.

Baca juga: Caleg DPRD Kota Bandung Ditangkap Saat Tunggu Pesanan Sabu

Jika kemudian berkas pelaporan telah dilengkapi, Bawaslu Kabupaten Pati akan segera memproses dugaan tindak pidana pemilu tersebut dengan berupaya menggandeng Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Penindakan maksimal 7 hari usai pelaporan dilengkapi.

"Jika nanti terbukti benar akan kami tindaklanjuti karena meminta orang bersumpah untuk mencoblos salah satu caleg dikategorikan masuk tindak pidana pemilu. Tentunya menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.