Di Magetan, Sandiaga Disambut Reog dan Jatilan

Kompas.com - 08/04/2019, 11:09 WIB
Sandiaga saat tiba di GOR Ko Materi Senin (8/4/2019) KOMPAS.COM/SUKOCOSandiaga saat tiba di GOR Ko Materi Senin (8/4/2019)

MAGETAN, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno dinaikkan ke barongan reog dan diarak oleh para pendukungnya dengan diiringi tari jatilan saat tiba di GOR Ki Mageti, Magetan, Jawa Timur, Senin (8/4/2019).

Oleh para pendukungnya, Sandiaga yang duduk di atas reog diarak menuju panggung utama dengan iringan yel-yel yang meneriakkan "Sandiaga Uno, Wakil Presiden".

Baca juga: Reog Milik Kembaran Jokowi Siap Sambut Kampanye Sandiaga di Magetan

Sejumlah simpatisan pasangan Prabowo-Sandi juga sempat diminta turun dari tribun, karena mereka masih terlihat duduk-duduk di tribun saat Sandiaga tiba.

"Mana loyalitas kalian. Silakan turun, Bang Sandi ingin lebih dekat dengan kalian," ujar salah seorang pendukung Sandi.

Baca juga: 5 Fakta Polemik Sandiaga Kibarkan Bendera NU saat Kampanye, PWNU Jatim Protes hingga Tanggapan Yenny Wahid

Selain disambut dengan reog, kampanye Sandiaga Uno di Magetan juga dimeriahkan oleh penampilan emak-emak pendukung Prabowo-Sandi yang tergabung dalam  Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo Sandi atau Partai Pepes.

Mereka membawakan tarian yang energik, mengajak warga memilih pasangan nomor urut 2.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jatuh dari Tebing Gunung Parang, AKBP Andi Nurwandi Meninggal

Jatuh dari Tebing Gunung Parang, AKBP Andi Nurwandi Meninggal

Regional
Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Regional
Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Regional
Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Regional
Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Regional
Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Regional
Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Regional
Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Regional
Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Regional
Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Regional
[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

Regional
Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Regional
4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

Regional
Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Regional
Dalam 2 Bulan, Atap 2 Gedung Sekolah di Jatim Ambruk, Ini Kata Emil Dardak

Dalam 2 Bulan, Atap 2 Gedung Sekolah di Jatim Ambruk, Ini Kata Emil Dardak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X