"Di Kubu Sebelah Banyak Memanfaatkan Struktur NU Sebagai Tim Sukses Malah Tidak Diprotes"

Kompas.com - 06/04/2019, 20:03 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukungnya saat kampanye nasional Sandiaga Menyapa Bekasi, di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019). Kampanye nasional yang juga dihadiri para calon legislatif dari parpol pengusungnya tersebut dalam rangka pemenangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi serta menaikan jumlah suara di kursi parlemen pada Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/nz. Risky AndriantoCalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukungnya saat kampanye nasional Sandiaga Menyapa Bekasi, di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019). Kampanye nasional yang juga dihadiri para calon legislatif dari parpol pengusungnya tersebut dalam rangka pemenangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi serta menaikan jumlah suara di kursi parlemen pada Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/nz.

JEMBER, KOMPAS.com - Ketua Bidang Penggalangan dan Relawan Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi Jawa Timur, Hendro Tri Subiyantoro menilai, pengibaran bendera Nahdlatul Ulama ( NU) oleh cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat kampanye di Stadion Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, merupakan spontanitas.

"Jadi wajar menurut saya pengibaran bendera itu, karena tidak ada settingan, dan bendera itu dibawa oleh warga yang hadir saat kampanye dan diberikan ke Bang Sandiaga," ungkap Hendro, saat dihubungi via telepon, Sabtu (6/4/2019).

Baca juga: PCNU Lumajang Protes Sandiaga Kibarkan Bendera NU saat Kampanye

Justru, kata Hendro, pengibaran bendera NU tersebut menunjukkan bahwa warga NU semakin dewasa dalam menyikapi kontestasi politik.

"Justru ini menunjukkan bahwa banyak warga NU yang mendukung Pak Prabowo- Bang Sandi. Saya juga warga NU, dan saya berada di barisan pendukung Pak Prabowo- Sandi, jadi tidak ada yang perlu disoal," tegasnya.

Baca juga: Sandiaga: Masa Anggota NU Tidak Boleh Bawa Bendera NU...

Menurut Hendro, kalau mau bersikap adil, di kubu calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin juga banyak struktural pengurus NU yang menjadi tim sukses, dan seharusnya itu juga disikapi.

"Di kubu sebelah, banyak memanfaatkan struktur NU sebagai tim sukses malah tidak diprotes," kata mantan Ketua PKC PMII Jawa Timur ini.

Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memprotes keras pengibaran bendera NU yang dilakukan oleh calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno, saat kampanye terbuka di Stadion Semeru, Lumajang, Kamis (4/4/2019).

Ketua Tanfidziyah PCNU Lumajang Mohammad Mas'ud mengatakan, bendera NU merupakan perangkat resmi organisasi. Sehingga, tidak serta merta bisa digunakan sembarangan.

"Ada kode etiknya, dimana seharusnya perangkat resmi bendera NU bisa dikibarkan," ujarnya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X