Viral Video Konvoi Kampanye PDI-P Gunakan Knalpot Bising Dikawal Patwal di Magelang, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 04/04/2019, 12:13 WIB
Konvoi kampanye PDI-P di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/3/2019). Tangkapan layar InstagramKonvoi kampanye PDI-P di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/3/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebuah video tersebar di media sosial Instagram yang memperlihatkan konvoi puluhan pengendara sepeda motor di jalanan sambil membawa bendera partai dari PDI-Perjuangan.

Dari video itu tampak puluhan pengendara tersebut menggeber motor milik mereka yang berkenalpot bising. Selain menimbulkan suara bising, tampak asap mengepul dari knalpot bising yang mereka gunakan. Sejumlah pengendara juga terlihat tidak mengenakan helm.

Konvoi tersebut tampak dikawal satu unit mobil polisi.

Dari caption yang tersebar, konvoi tersebut terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, konvoi tersebut merupakan kampanye terbuka yang digelar PDI-P dan partai koalisi lainnya, Minggu (31/3/2019).

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Pulang ke Solo, Jokowi Bermain Bersama Jan Ethes | Rustri Diminta Mundur dari PDI-P

Kampanye digelar di dua lokasi yakni di Lapangan Sidotopo Kota Magelang dan Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Kampanye melibatkan ribuan pendukung dan simpatisan yang sebagian besar melakukan konvoi sepeda motor.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Rame pengendara motor yg kampanye dengan kenalpot bersuara keras di Simpang Empat Shoping, Magelang Selatan. _ #59DetiK

Sebuah kiriman dibagikan oleh VIRAL || INFO (@59detik) pada 2 Apr 2019 jam 7:58 PDT

 

Koordinator massa kampanye PDI-P Magelang Raya Eko Susilo mengatakan, sudah memperingatkan massa sebelum kampanye untuk tertib berlalu lintas, termasuk telah membatasi jumlah peserta.

Namun, keinginan massa untuk berpartisipasi dalam kampanye begitu besar.

"Kita sudah selalu mengimbau untuk tertib lalu lintas. Tapi namanya massa terkadang susah juga mengendalikan. Misalnya kita minta keluar 1.000 orang, yang keluar 2.000 orang. Kita ndak bisa ngitung satu-satu kan?" kata Eko melalui pesan singkat, Rabu (3/4/2019) malam.

Baca juga: Dukung Prabowo-Sandiaga, mantan Wagub Jateng Rustriningsih Diminta Mundur dari PDI-P

Eko menyatakan akan mengeluarkan surat peringatan resmi agar kampanye PDIP lebih santun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X