Ansor dan Banser NU Diinstruksikan Pakai Baju Putih ke TPS

Kompas.com - 01/04/2019, 07:44 WIB
Ketua GP Ansor NTT Abdul Muis (Tengah) bersama sejumlah pengurus dan Banser, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Kupang, Minggu (31/3/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKetua GP Ansor NTT Abdul Muis (Tengah) bersama sejumlah pengurus dan Banser, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Kupang, Minggu (31/3/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nusa Tenggara Timur ( NTT), mendeklarasikan gerakan ' Rabu Putih', untuk meningkatkan partisipasi pemilih untuk mendatangi tempat pemungutan suara pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Deklarasi Rabu Putih yang kita lakukan ini merupakan instruksi langsung dari Pimpinan Pusat GP Ansor," ucap Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor NTT Abdul Muis, dalam acara jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kupang, Minggu (31/1/2019).

Gerakan Rabu Putih ini lanjut Muis, untuk memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya secara bebas dan nyaman, tanpa rasa takut atau merasa terintimidasi oleh kelompok manapun.

Baca juga: Jokowi Yakin Imbauan ke TPS Pakai Baju Putih Tak Timbulkan Konflik

Selain ini kata Muis, GP Ansor juga mengajak masyarakat Indonesia khususnya NTT, untuk memerangi hoaks, fitnah dan ujaran kebencian serta menciptakan kesejukan jelang pemilihan umum.

Muis mengatakan, pihaknya juga mendorong sekaligus percaya pada pihak Polri dan TNI bertindak profesional dalam menjamin stabilitas politik dan keamanan pemilu 2019.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu ragu menggunakan hak pilih pada 17 April 2019 mendatang.

Pimpinan pusat GP Ansor, menginstruksikan kepada semua pengurus GP Ansor dan Banser, untuk membantu Polri dan TNI mengamankan situasi hari pemungutan dan penghitungan suara di TPS-TPS yang ada di seluruh Indonesia.

Baca juga: Jokowi Ajak Pendukungnya ke TPS Pakai Baju Putih

Muis mengatakan, saat mendatangi TPS nanti, semua pengurus Ansor akan mengenakan baju putih.

"Khusus untuk di NTT, kita akan kerahkan sekitar 1.000 kader Ansor untuk sama-sama di TPS, bersama Polri dan TNI. Saya instruksikan kepada pengurus Ansor dan Banser di NTT untuk kenakan baju putih ke TPS," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Regional
Saksi Mata: Helikopter Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Saksi Mata: Helikopter Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Regional
Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Regional
Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X