Prabowo Akan Bentuk Tim Penyelamat Kekayaan Bangsa

Kompas.com - 30/03/2019, 14:35 WIB
Capres no 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi di halaman Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019). KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSANCapres no 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi di halaman Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa dirinya akan membentuk pemerintahan yang bersih dari korupsi setelah menjabat nanti.

"Kami akan membentuk pemerintah yang bersih dari korupsi, saya akan panggil putra putri terbaik," katanya saat kampanye rapat umum di Halaman Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

Dalam hal ini, kata dia, putra-putri terbaik itu harus siap dan nantinya akan direkrut agar terbentuk tim yang bisa menyelamatkan kekayaan bangsa Indonesia.

"Saya akan wawancara. Kita minta yang cerdas, tapi tidak hanya cerdas tapi hatinya bersih, cinta dengan rakyat, akhlaknya baik, tidak akan pernah berkhianat pada bangsa dan rakyatnya sendiri," ucapnya.

"Kalau mereka sanggup saya akan merekrut, bentuk tim, kita atur, kita selamatkan kekayaan bangsa, anggaran diperketat agar tidak ada yang bocor," lanjutnya.

Baca juga: Prabowo Sindir Wali Kota yang Lupa Setelah Jadi hingga Bupati yang Kasih Izin Kampanye di Parkiran

Selain itu, ia juga ingin semua uang negara harus dipergunakan untuk kepentingan rakyat. Dengan begitu ia yakin seluruh rakyat Indonesia akan bangkit dan sejahtera.

"Untuk kepentingan rakyat saya percaya kita akan cepat bangkit, rakyat sejahtera. Sekolah sekolah baik, harga terkendali, pekerjaan banyak," paparnya.

Kampanye terbuka rapat umum ini dihadiri para petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) seperti Rachmawati Soekarno Putri, Fadli Zon, Neno Warisman.

Hadir pula Ketua Umum Partai PAN Zulkifli Hasan, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Baca juga: Jika Terpilih, Prabowo Janji Akan Bentuk Pemerintah Tanpa Koruptor

Bahkan selebritis juga turut meramaikan kampanye tersebut yakni Mulan Jamela, dan Camelia Malik. Ketua DPP FPI Sobri Lubis juga hadir dalam kampanye itu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X