Tarif BRT Trans Jateng Koridor Terminal Bawen-Stasiun Tawang Naik Mulai 1 April

Kompas.com - 27/03/2019, 12:22 WIB
Sejumlah pelajar akan menaiki Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng koridor I Semarang Tawang-Bawen bergambar Keraton Solo, Jumat (7/7/2017) siang di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang. KOMPAS.com/ Syahrul MunirSejumlah pelajar akan menaiki Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng koridor I Semarang Tawang-Bawen bergambar Keraton Solo, Jumat (7/7/2017) siang di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menaikkan tarif Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Koridor Terminal Bawen-Stasiun Tawang mulai 1 April 2019.

Tarif yang semula Rp 3.500 untuk umum, naik menjadi Rp 4.000. Sementara tarif untuk pelajar, buruh, pensiunan naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000.

Kepala bidang angkutan jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Ginaryo, menjelaskan, kenaikan tarif akan mulai berlaku efektif pada 1 April 2019.

Kenaikan tarif tersebut menyesuaikan dengan tarif BRT yang sudah ada di beberapa wilayah di Jateng dan Yogyakarta. Tarif rata-rata BRT untuk semua rute Rp 4.000, kecuali BRT Trans Semarang yang masih Rp 3.500.

"Pertimbangan awalnya, melihat tarif BRT di beberapa kota. Solo Rp 4.000, Yogya Rp 4.000, dan Purwokerto juga Rp 4.000," kata Ginaryo, saat dikonfirmasi, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: BRT Trans Jateng Dikritik, Ini Kata Ganjar

Selain menyamakan harga, kata dia, pihaknya juga telah menggelar polling untuk mengetahui reaksi masyarakat. Gunaryo menyebut, ada 45 persen yang bersedia jika tarifnya naik menjadi Rp 4.000.

"Kenaikan tarif juga mempermudah pengembalian," tambahnya.

Meski tarif dinaikkan, pemerintah tetap memberikan subsidi kepada para penumpang. Untuk BRT Trans Jateng koridor Terminal Bawen-Stasiun Tawang sepanjang 33 km, tarif normalnya Rp 9.000.

Baca juga: Ganjar Manfaatkan BRT Trans Jateng untuk Promosikan Pariwisata Jateng

Dengan naiknya tarif Rp 4.000, artinya sisa subsidi yang masih diberikan pemerintah per penumpang Rp 5.000 atau sekitar 55 persen.

"Masih disubsidi per penumpang," katanya.

Secara umum, lanjut Ginaryo, BRT Trans Jateng di Koridor Bawen-Tawang dinaiki rata-rata 3.500-4.000 penumpang per hari. Ada 25 bus yang beroperasi dan menghubungkan dua daerah tersebut. Setiap bus melayani enam kali perjalanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X