Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Gandeng KPK, Jateng Terapkan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

Kompas.com - 26/03/2019, 22:24 WIB
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono, saat bertemu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Selasa (26/3/2019). Dok Pemprov JatengDirektur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono, saat bertemu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Selasa (26/3/2019).
Editor Latief

SEMARANG, KOMPAS.com - Upaya mitigasi korupsi terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tak hanya di lingkungan birokrasi, upaya ini juga akan diterapkan di lingkungan sekolah.

Untuk keperluan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerja sama kedua pihak dilakukan untuk menciptakan sinkronisasi, baik materi maupun bentuk pengajaran yang sesuai.

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono, mengatakan pendidikan karakter dan antikorupsi akan segera diterapkan di sekolah-sekolah di Jawa Tengah. Siswa mulai Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan dibekali pengetahuan dan pembelajaran mengenai pendidikan antikorupsi.

"Tahun ini akan ada 10 provinsi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, yang akan menerapkan pendidikan karakter dan antikorupsi di sekolah. Nantinya, dari 10 provinsi itu akan menjadi percontohan bagi daerah lainnya di seluruh Indonesia," kata Giri saat bertemu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Selasa (26/3/2019).

Giri menjelaskan, penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi sudah disepakati seluruh daerah dengan KPK pada Desember tahun lalu. Rencananya, pada Juni tahun inilah pendidikan karakter dan antikorupsi itu akan diterapkan.

"Jadi, nanti akan ada regulasi khusus yang mewajibkan semua daerah melaksanakan pendidikan moral dan antikorupsi di sekolah-sekolah," paparnya.

Pengetahuan tentang moral dan antikorupsi, lanjut Giri, penting diterapkan di lingkungan sekolah. Hal itu merupakan langkah pencegahan yang efektif dalam rangka membangun generasi berintegritas untuk memerangi korupsi.

"Kami akan berikan pendampingan, monitoring, dan melakukan evaluasi terkait suksesnya penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi ini," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan sudah lama merencanakan adanya pendidikan karakter dan antikorupsi di sekolah. Dengan dukungan langsung KPK, dia mengaku semakin optimis program tersebut bisa berhasil.

"Kami senang KPK menyambut baik hal ini. Nanti, kalau memang dibutuhkan regulasi dalam pelaksanaannya, akan kami buatkan pergubnya," kata Ganjar.

Pendidikan karakter dan antikorupsi, menurut Ganjar, menjadi benteng utama untuk menyiapkan generasi penerus berintegritas. Dengan pembekalan sejak dini, dia berharap praktik korupsi di Indonesia bisa ditekan, bahkan dihapuskan.

"Ini memang harus dibentuk sejak awal agar lebih efektif. Tidak harus mengubah kurikulum sebenarnya, sebab pendidikan karakter dan antikorupsi bisa disisipkan dalam semua mata pelajaran di sekolah," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Sulistyo menerangkan bahwa penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi sebenarnya sudah dilakukan di sejumlah sekolah di Jawa Tengah. Setidaknya sudah ada 23 SMA/SMK di Jateng yang melakukan itu.

"Bentuknya bermacam-macam, ada yang dengan kantin kejujuran, pelaksanaan penerimaan peserta didik baru yang akuntabel, pelaksanaan kegiatan-kegiatan sosial dan sebagainya," terangnya.

Sulistyo mengaku akan mendukung suksesnya program tersebut. Tidak hanya menyiapkan siswa, para guru juga akan diberikan pelatihan tentang cara memberikan pengajaran pendidikan karakter dan antikorupsi agar lebih mudah dipahami siswa.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Sakit di Bangka Ingin Kembangkan Pengobatan Cuci Otak Menkes Terawan

Rumah Sakit di Bangka Ingin Kembangkan Pengobatan Cuci Otak Menkes Terawan

Regional
Fakta Syahrul Yasin Limpo, Miliki Banyak Prestasi hingga Ditunjuk Jadi Menteri Pertanian

Fakta Syahrul Yasin Limpo, Miliki Banyak Prestasi hingga Ditunjuk Jadi Menteri Pertanian

Regional
Acungkan Sabit, Preman Rampas Uang Wisatawan di Pantai Petanahan

Acungkan Sabit, Preman Rampas Uang Wisatawan di Pantai Petanahan

Regional
Fakta di Balik Nenek Luspina Hidup Menahan Lapar Digubuk Reyot Tanpa Listrik

Fakta di Balik Nenek Luspina Hidup Menahan Lapar Digubuk Reyot Tanpa Listrik

Regional
LIPI: Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' Bisa Dijelaskan secara Ilmiah

LIPI: Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" Bisa Dijelaskan secara Ilmiah

Regional
2020, UMP Jateng Bakal Naik Jadi Rp 1,7 Juta

2020, UMP Jateng Bakal Naik Jadi Rp 1,7 Juta

Regional
2 Pendaki Hilang di Gunung Dempo, Basarnas Temukan Pakaian Korban

2 Pendaki Hilang di Gunung Dempo, Basarnas Temukan Pakaian Korban

Regional
Air Sumur Dikira Mendidih di Ambon, Ini Kata LIPI

Air Sumur Dikira Mendidih di Ambon, Ini Kata LIPI

Regional
Pemprov Kaltim Akan Undang Kerabat Kesultanan Kutai Bahas soal Ibu Kota Negara

Pemprov Kaltim Akan Undang Kerabat Kesultanan Kutai Bahas soal Ibu Kota Negara

Regional
Cerita Risma Hitung Untung Rugi Tolak Tawaran Jadi Menteri Jokowi

Cerita Risma Hitung Untung Rugi Tolak Tawaran Jadi Menteri Jokowi

Regional
Tersangka Kuras Dana Nasabah BNI Ambon dengan Tawarkan Produk Imbal Hasil. Ini Kronologinya...

Tersangka Kuras Dana Nasabah BNI Ambon dengan Tawarkan Produk Imbal Hasil. Ini Kronologinya...

Regional
Ganjar Pranowo Sebut Kabinet Indonesia Maju Sesuaikan Perkembangan Zaman

Ganjar Pranowo Sebut Kabinet Indonesia Maju Sesuaikan Perkembangan Zaman

Regional
Di Daerah Ini Warga Harus Inden Sepekan untuk Dapatkan Air Bersih

Di Daerah Ini Warga Harus Inden Sepekan untuk Dapatkan Air Bersih

Regional
Tak Bisa Dipisahkan, Bayi Kembar Siam di Bali Diperbolehkan Pulang

Tak Bisa Dipisahkan, Bayi Kembar Siam di Bali Diperbolehkan Pulang

Regional
PLN Tergatekan 320 Desa di Pedalaman Papua Dialiri Listrik Tahun Ini

PLN Tergatekan 320 Desa di Pedalaman Papua Dialiri Listrik Tahun Ini

Regional
komentar di artikel lainnya