Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/03/2019, 17:03 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Rumah milik pasangan Joko Priyanto dan Sri Maryani mendadak menjadi perbincangan di media sosial (medsos). Hal itu karena keunikan dari ukuran rumah mereka yang tak seperti rumah pada umumnya. 

Jika dilihat dari depan, rumah Joko hanya selebar satu meter.

Bangunan berlantai dua itu berlokasi di Jalan Kahuripan Barat I No 33, RT 002, RW 005, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: 5 Cara Menata Rumah Sesuai Kepribadian

Rumah tersebut terimpit di antara dua bangunan. Bagian kanan bangunan Paud Nur Ainiyah dan bagian kiri rumah warga.

Joko mengatakan, dari awal dia tidak punya niatan untuk mengkonsep rumahnya itu.

Awalnya, kata Joko, rumah itu dia beli dengan lebar 1,3 meter pada bagian depan. Joko membeli rumah itu tahun 2001 dengan harga Rp 36 juta dan masih satu lantai.

"Tidak sengaja, wong ini tidak dikonsep. Dari awal beli ya sudah seperti ini," kata Joko di rumahnya, Selasa (26/3/2019).

Rumah yang dihuni Joko, istrinya, Sri Maryani dan kedua anaknya tersebut membentuk huruf "b".

Baca juga: Saksi Sebut Ratna Sarumpaet Sudah ke Rumah Sakit Kecantikan sejak 2013

Jika dilihat sekilas dari depan, rumah Joko itu ukurannya kecil. Namun, setelah masuk ke dalam rumah tersebut ukurannya cukup lebar. Sesuai dengan sertifikat tanah, luas keseluruhan bangunan itu 55 meter persegi.

Rumah Joko dilengkapi ruang tamu sekaligus garasi, kamar mandi, kamar tidur dan dapur di lantai bawah. Kemudian lantai atas juga ada dua kamar tidur, ruang santai, kamar mandi dan ruang terbuka.

"Karena atap lantai bawah ini ambrol, kemudian saya rehab menjadi dua lantai sampai sekarang. Dulunya hanya satu lantai saja rumah saya ini," terangnya.

Dengan kondisi rumah yang terlihat kecil pada bagian depannya, Joko mengatakan tidak merasa sesak. Joko dan keluarganya sudah terbiasa dengan kondisi rumahnya tersebut.

"Pernah saya nempil (membeli dalam jumlah sedikit) tanah untuk melebarkan bagian depan, tapi tidak boleh. Saya disarankan untuk membangun dan meningkat rumah. Iya sudah sampai sekarang ya segini ukuran depan rumah," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.