Petani Bawang yang Pernah Curhat ke Sandiaga Ditangkap Terkait Kasus Penganiayaan

Kompas.com - 20/03/2019, 13:04 WIB
M. Subhan petani bawang merah yang berdialog dengan Sandiaga usai menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon Kompas.com/Rakhmat Nur HakimM. Subhan petani bawang merah yang berdialog dengan Sandiaga usai menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon

KOMPAS.com — Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, Moh Subhan, warga Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, ditahan penyidik Reskrim Polres Brebes, Selasa (19/3/2019) malam.

Subhan yang pernah viral sebagai petani bawang yang curhat di hadapan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ditahan Polres Brebes setelah menjalani pemeriksaan selama tujuh jam pada pukul 14.00-21.00 WIB.

KBO Reskrim Polres Brebes Iptu Triyatno mengatakan, penahanan Subhan dilakukan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang cukup atas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap Sukro (71), warga Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

"Setelah kami mendapatkan dua alat bukti, kami tetapkan dia sebagai tersangka. Penyidik menyatakan setelah sudah memenuhi syarat dilakukan penahan, kami tahan yang bersangkutan untuk 20 hari ke depan," kata Triyatno.

Baca juga: Petani Bawang yang Berdialog dengan Sandiaga Temui Fadli Zon

Subhan dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap Sukro. Dari keterangan Sukro sebagai korban, kejadian bermula saat korban tengah memperbaiki bendera bergambar capres nomor urut 01 Jokowi di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Sabtu (9/3/2019) malam.

Tiba-tiba, Subhan datang dengan mengendarai kendaraan roda empat.

Setelah turun dari mobil, Subhan langsung melayangkan pukulan ke Sukro sebanyak dua kali. Satu di antaranya mengenai Sukro.

Selain memukul, Sukro mengaku juga dicekik lehernya.

Baca juga: KPU Pastikan Petani Bawang yang Dialog dengan Sandiaga adalah Mantan Anggota KPU Brebes

Setelah kejadian itu, Sukro langsung melakukan visum dan melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Brebes.

Penyidik telah memintai keterangan tiga saksi, termasuk korban.

Subhan diperiksa dua kali sebelum akhirnya ditahan.

"Pasal yang disangkakan ialah Pasal 351 Ayat 1 dengan ancaman pidana penjara 2,8 tahun," katanya.

Saat dimintai komentar terkait penahanannya, Subhan mengatakan menerima penahanan dirinya.

Sejak awal dimintai keterangan sebagai saksi sampai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, ia menyatakan telah mengikuti prosedur hukum.

"Yang pasti saya mengikuti prosedur. Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa. Yang jelas ini yang terbaik buat saya. Saya menerimanya," kata Subhan. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul : Pria yang Viral Mengaku Petani Bawang Menangis di Hadapan Sandiaga Uno, Kini Ditahan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

Regional
Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Regional
7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

Regional
Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Regional
BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

Regional
Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Regional
Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Regional
498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

Regional
Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X