Kompas.com - 16/03/2019, 14:57 WIB
Kompas TV Presiden Joko Widodo menikmati waktu santai di sela sela kunjungan kerjanya dengan menyempatkan diri minum kopi di salah satu kedai kopi di kecamatan Balige Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Kedai kopi tradisional Partungkoan di kecamatan Balige mendadak ramai didatangi oleh warga. Kedatangan warga ke kedai kopi ini untuk melihat dan bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia presiden Joko Widodo. #jokowi #jokowidodo #presiden #kopi

"Alhamdulillah kopi hasil petani kami sudah mulai dijual ke sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bogor, Palembang, dan Makassar. Sebulan kami jual ratusan kuintal," ungkapnya.

Selain itu, para pengunjung Gesa Kopi juga bisa mempelajari sejarah perkembangan kopi di Jabar. Sebuah mural jejak sejarah kopi Jabar sengaja menjadi wallpaper Gesa Kopi untuk memberikan pengalaman baru bagi setiap pengunjung.

Dengan melihat gambar di dinding kafe, pengunjung akan dibawa ke tahun 1786. Kala itu, kopi Java Preanger menguasai kopi dunia karena tiga perempat kopi di Eropa berasal dari Jabar. Kopi tersebut ditanam oleh Belanda di selatan Cianjur bernama kopi Java Preanger.

"Kami ingin pengunjung kafe tahu, tahu kopi Java Preanger enak, tapi mereka juga tahu sejarahnya," kata Kepala Bagian Publikasi, Peliputan, dan Dokumentasi Azis Zulfikar.

Baca juga: Ojek Online hingga Pedagang Kopi Keliling Nyaleg, Pengamat Sebut Politik Tak Lagi Eksklusif

"Ini yang kami angkat selain museum. Galeri kopi ini untuk menggali sejarah kopi. Kafe Gesa ini pun hadir menjadi etalase perkopian Jabar," katanya.

Gesa Kopi menyajikan varian kopi lokal Jabar dengan harga terjangkau, dari Rp 15.000 hingga Rp 30.000. Meski harganya murah, kualitas rasa tak perlu diragukan lagi. Di sana juga turut dijual ragam biji kopi dari sejumlah daerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menu favorit di sini manual brew karena banyak orang yang ingin merasakan rasa otentik dari kopi Jabar," kata Hadi, salah seorang barista.

Kehadiran Gesa Kopi juga jadi menu wajib dalam acara jamuan tamu asal luar negeri.

"Kalau ada tamu dari luar negeri, kami sering disuruh untuk menyajikan kopi terbaik Jabar," kata dia.

Kehadiran Gesa Kopi pun membentuk budaya baru bagi kalangan pegawai Pemprov Jabar. Meminum kopi kini menjadi rutinitas para pegawai dan pejabat.

"Rata-rata 100 cup terjual setiap hari. Mayoritas pembeli ya para pegawai atau pengunjung museum," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.