Saat Sedang Tidur, Seorang Istri Disiram Suaminya dengan Air Keras hingga Tubuh Melepuh

Kompas.com - 13/03/2019, 19:01 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Miliyanti (17), warga Jalan Lingkar RT 002 RW 003 Kecamatan Cambai Kota Prabumulih Sumatera Selatan, disiram air keras oleh suaminya, Evan Zaputra (32), Senin (11/3/2019). 

Kejadian itu mengkibatkan tubuh bagian belakang Miliyanti mengalami luka bakar 54 persen dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih .

Sekujur tubuh Milyanti dari punggung hingga pinggang bagian belakang tampak melepuh dan menghitam karena terbakar cairan air keras. 

Miliyanti mengatakan, kejadian penyiraman yang dilakukan suaminya saat ia sedang tertidur di rumahnya. Evan tiba-tiba datang dan langsung menyiramkan air keras menggunakan botol ke tubuhnya.

Sebelumnya diakui Miliyanti sering bertengkar dengan Evan. Evan juga kerap mengancam akan menyiram dirinya dengan air keras termasuk mengancam menceraikannya.

Atas kejadian yang dialaminya Miliyanti meminta suaminya dihukum seberat-beratnya.

“Saya minta suami saya dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya,” katanya saat ditemui di rumah sakit, Rabu (13/3/2019).

Kepala Ruangan Gedung Surgikal Bedah RSUD Prabumulih Suster Wahana mengatakan, setelah ditangani selama dua hari ini kondisi luka bakar di tubuh Miliyanti mulai mengering.

Pihak rumah sakit akan terus melakukan perawatan hingga luka bakar tersebut benar-benar mengering dengan memberikan salep pengering.

“Kondisi ibu Miliyanti sudah lebih baik ketika dia masuk dua hari lalu, luka bakarnya sudah agak mengering. Pihak rumah sakit akan terus melakukan perawatan hingga betul-betul membaik,” ujarnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X