Tabrakan Beruntun Mobil Pembawa Ayam Potong di Banyuasin, Satu Tewas

Kompas.com - 13/03/2019, 16:39 WIB
Mobil pembawa ayam potong mengalami ringsek berat ketika menghantam satu angdes dan satu bus saat kecelakaan di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi, KM 22 Desa Musi Landas Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Rabu (13/3/2019). HANDOUTMobil pembawa ayam potong mengalami ringsek berat ketika menghantam satu angdes dan satu bus saat kecelakaan di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi, KM 22 Desa Musi Landas Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Rabu (13/3/2019).

BANYUASIN, KOMPAS.com Satu unit mobil jenis Grand Max dengan plat nomor BG 9438 NI pembawa ayam potong mengalami kecelakaan, setelah menghantam satu unit mobil angkutan desa dan bus, Rabu (13/3/2019).

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi, KM 22 Desa Musi Landas Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Akibatnya, Wijiyanto (32) yang merupakan sopir mobil pembawa ayam potong tersebut tewas di tempat lantaran terjepit.

Sedangkan Jumali (19), kernetnya, mengalami luka parah dan kini menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Baca juga: Tabrakan Mobil dan Motor di Maumere, 1 Tewas, 5 Lainnya Luka-luka 

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Markus Pinem mengatakan, kejadian itu bermula saat mobil pembawa ayam potong yang dikemudikan oleh Wijayanto datang dari arah Jambi tujuan Palembang.

Setelah di lokasi kejadian, mobil tersebut mendadak turun ke bahu jalan. Namun, saat berusaha naik kembali, Wijiyanto pun hilang kendali sehingga mengambil lajur sebelah kanan.

Dari arah berlawanan datang angkutan desa dengan plat nomor BG 1887 ZB yang berpenumpang tiga orang yakni Marsya Frisilika, Weni Susanti dan Surya langsung menghantam mobil tersebut. 

Tak sampai disitu, satu unit mobil bus BG 7937 RH yang dikemudikan oleh Muslim juga tak dapat menghindar hingga ikut menghantam mobil pengangkut ayam.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Truk Ini Harus Kehilangan Kakinya 

"Pengemudi mobil pengangkut ayam meninggal ditempat, sedangkan kerneknya atas nama Jumali selamat dan sudah berada di rumah sakit. Untuk tiga penumpang angdes juga selamat," kata Kapolres saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Yudhi melanjutkan, kecelakaan tersebut diduga lantaran sopir mobil bus pengangkut ayam yang hilang kendali.

Sementara, untuk pengemudi mobil angkutan desa saat ini masih dalam pencarian petugas.

"Untuk korban yang selamat sudah dilarikan ke rumah sakit menjalani perawatan," ujarnya.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Selesaikan Perbaikan, Kepala Bandara Samarinda: Sewa Pawang Hujan

Kejar Target Selesaikan Perbaikan, Kepala Bandara Samarinda: Sewa Pawang Hujan

Regional
Sebelum Dibegal, Rekan Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Curiga

Sebelum Dibegal, Rekan Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Curiga

Regional
Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Regional
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X