Slank Ajak Warga Jawa Tengah Ikuti Apel Kebangsaan

Kompas.com - 12/03/2019, 08:25 WIB
Band Slank berbicara dalam jumpa pers di Hotel Aston Kupang, Rabu (19/12/2018). KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREBand Slank berbicara dalam jumpa pers di Hotel Aston Kupang, Rabu (19/12/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com – Grup band legendaris, Slank, mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk ikut serta dalam Apel Kebangsaan, yang rencananya digelar di Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Minggu (17/3/2019) mendatang.

Ajakan Slank tersebut diwakili oleh sang vokalis, Kaka, dalam sebuah video yang dipublikasikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saat konferensi pers Apel Kebangsaan di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangponlinmas).

Tidak hanya Slank, sejumlah musisi tanah air juga ikut serta seperti Letto, dan pedangdut Nella Kharisma.

Apel kebangsaan dengan tema ‘Kita Merah Putih’ itu rencananya diikuti 130 ribu peserta dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

Baca juga: Hadiri Apel Kebangsaan, Jokowi Minta Banser dan Kokam Rawat Kebhinekaan

“Slank dan lainnya sudah pasti semua. Semua yang saya sampaikan tadi sudah terkonfirmasi kehadirannya,” ujar Kepala Bakesbangpol Jawa Tengah, Achmad Rofai, saat konferensi pers di kantornya, Senin (11/3/2019).

Rofai menjelaskan, Slank dan para musisi lain telah memastikan kehadirannya untuk menggelorakan semangat nasionalisme. Apel kebangsaan juga nantinya dihadiri sejumlah pemuka agama dan tokoh lintas agama, termasuk pimpinan Polri dan pimpinan TNI.

Sementara para pesertanya yaitu seluruh komponen yang ada di Jawa Tengah baik, masyarakat umum, santri, pramuka, linmas, pekerja, petani, nelayan, pelajar, seniman, mahasiswa, pelajar, tokoh lintas agama hingga olahragawan dan hingga kaum difabel.

“Ini apel kebangsaan pertama yang dihadiri ratusan ribu orang. Seluruh peserta yang datang juga tidak dibolehkan membawa atribut apapun, kecuali merah putih,” katanya.

Baca juga: Ribuan Anggota GP Ansor Hadiri Apel Kebangsaan

Apel kebangsaan nantinya dibagi menjadi dua segmen. Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB. Ada beberapa panggung hiburan yang disiapkan. Di lapangan Simpang Lima, ada empat panggung yang disiapkan untuk menggelorakan semangat nasionalisme.

Panggung utama nantinya akan dimeriahkan oleh Slank. Sementara panggung di Jalan Pahlawan akan dimeriahkan oleh pedangdut Nella Kharisma.

Bukan kampanye

Terkati apel Kebangsaan, Rofai menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan bagian dari kampanye mendukung salah satu pasangan calon di Pilpres, ataupun calon legislatif. Semua peserta diminta tidak membawa atribut apapun, kecuali merah putih.

Selain itu, pemilihan waktu dimana tepat 1 bulan sebelum pencoblosan juga bukan bagian dari kampanye mendukung salah satu pihak. Apel kebangsaan dinilai hanya kebetulan waktunya yang berbarengan.

"Tidak ada kaitan Pileg dan Pilpres. Memang waktunya berdekatan, ini untuk menggelorakan semangat kebangsaan. Ini tidak politis. Ada 130 ribu yang datang dan itu tidak gunakan simbol apapun. Tidak ada atribut di luar merah putih. Semua gunakan ikat kepala merah putih,” pungkasnya. (K93-14)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X