Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Ambon Meningkat

Kompas.com - 09/03/2019, 15:14 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual anak. SHUTTERSTOCKIlustrasi kekerasan seksual anak.


AMBON, KOMPAS.com - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Ambon meningkat sepanjang periode Januari hingga Maret 2019.

Dari data yang diterima Kompas.com di Polres Pulau Ambon, tercatat sepanjang Januari hingga Maret 2019 ada sebanyak 49 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pulau Ambon.

“Untuk jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani sampai saat ini ada 49 kasus,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy, kepada Kompas.com, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga: KPPA: Ada Relasi Kuasa di Kasus Kekerasan Seksual pada Kelompok Disabilitas

Dia menuturkan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Ambon yang ditangani saat ini sangat beragam mulai dari kekerasan fisik, kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga.

Dari berbagai jenis kasus tersebut, kasus kekerasan terhadap anak dan persetubuhan sangatlah tinggi.

“Untuk kasus kekerasan terhadap anak itu ada 18 kasus, persetubuhan 16 kasus, pencabulan 6 kasus, dan kekerasan dalam rumah tangga 9 kasus,” ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengungkap, pada periode Januari hingga Maret 2018, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak relatif lebih sedikit di mana kasus yang ditangani hanya sebanyak 33 kasus.

Baca juga: Menagih Utang Polri Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Jajaran KPK

“Jadi, kalau dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, untuk periode Januari sampai Maret 2019 kasus yang ditangani jauh lebih tinggi,” kata dia.

Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Ambon, lanjut dia, dilatarbelakangi oleh berbagai faktor mulai dari masalah ekonomi, lingkungan sosial, dampak peredaran minuman keras hingga persoalan lainnya.

“Kami terus menyosialisasikan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Tapi, polisi tidak bisa sendiri mencegah masalah ini, butuh campur tangan berbagai pihak baik orangtua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lingkungan sekolah,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.