KPU Akan Ganti Puluhan Ribu Surat Suara Rusak yang Ditemukan di Kendal

Kompas.com - 08/03/2019, 22:08 WIB
Logo Komisi Pemilihan Umum KOMPAS.com/GHINAN SALMANLogo Komisi Pemilihan Umum


SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 34.000 lebih surat suara pemilu legislatif di Kabupaten Kendal rusak sehingga tidak bisa dipakai.

KPU menegaskan, semua surat suara yang dinyatakan rusak akan diganti, berapapun jumlahnya.

"Semua surat suara yang tidak layak akan diganti. Makanya ketika surat suara datang, kami minta segera lalukan sortir dan lipat agar tahu berapa surat suara yang baik dan rusak," ujar Komisioner KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, di sela memantau logistik pemilu di Kabupaten Wonosobo, Jumat (8/3/2019).

Baca juga: Sebanyak 34.612 Surat Suara di KPU Kabupaten Kendal Rusak

Di Wonosobo, setidaknya ada 1.700 surat suara yang rusak, baik sobek, ada berkas tinta dan penyebab lain. Terhadap surat suara yang rusak, KPU kabupaten diminta melaporkan berapa surat suara yang rusak berikut jumlah surat suara yang kurang.

Semua yang rusak akan diganti dan dipenuhi sebelum pelaksanaan pemilu.

"Semua yang rusak akan diganti atau dipenuhi oleh penerbit. Nanti laporkan surat ke KPU, laporkan rusak berapa, kurang dan rusak berapa," tambah dia.

Terkait ribuan surat suara yang rusak, nantinya akan dilakukan penanganan dengan cara dibakar. Pembakaran dilakukan pada satu hari sebelum pencoblosan, disaksikan dari Bawaslu dan pihak kepolisian.

Saat proses sortir dan lipat, kata Paulus, kerusakan surat suara menjadi hal yang tidak terelakkan. Oleh karena itu, proses itu dinilai penting untuk memastikan surat suara bisa ditangani dengan baik.

"Kalau bercak tinta dan menggangu terhadap surat suara dianggap cacat sehingga disingkirkan. Bisa juga sobek, kusam. Gambar blobor, tulisan tidak jelas," kata dia.

Baca juga: Bawaslu Tegur KPU Padang karena Pelipatan Surat Suara Asal-asalan

Sebelumnya, terdapat 34.612 surat suara di Kendal yang rusak. Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria, di kantor KPU Kendal mengatakan, pelipatan surat suara sudah dilakukan sejak Senin (4/3/2019), di Gedung Islamik Center Kendal.

Jenis kerusakan surat suara antara lain karena sobek, gambar tidak jelas, berlubang, dan ada bercak tintanya.

“Data terakhir, surat suara yang rusak karena sobek ada 487, gambar tidak jelas 93, berlubang 17, dan karena bercak tinta ada 34.015 surat suara,” ujar Hevy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X