Sebanyak 34.612 Surat Suara di KPU Kabupaten Kendal Rusak

Kompas.com - 08/03/2019, 15:55 WIB
Petugas pelipatan surat suara di Kendal. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINPetugas pelipatan surat suara di Kendal. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN


KENDAL, KOMPAS.com - Sebanyak 34.612 surat suara di KPU Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, rusak. Hal itu diketahui, setelah KPU Kendal melakukan pelipatan surat suara Pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria, di kantor KPU Kendal mengatakan, pelipatan surat suara sudah dilakukan sejak Senin (4/3/2019), di Gedung Islamik Center Kendal.

Jenis kerusakan surat suara antara lain karena sobek, gambar tidak jelas, berlubang, dan ada bercak tintanya.

“Data terakhir, surat suara yang rusak karena sobek ada 487, gambar tidak jelas 93, berlubang 17, dan karena bercak tinta ada 34.015 surat suara,” ujar Hevy, Jumat (8/3/2019).

Baca juga: Bawaslu Tegur KPU Padang karena Pelipatan Surat Suara Asal-asalan

Hevy mengatakan, surat suara yang rusak kemungkinan jumlahnya akan bertambah, karena penyortiran dan pelipatan surat suara masih berlangsung.

“Yang sudah selesai dilipat baru surat suara DPR RI. Saat ini, masih proses penyortiran dan pelipatan surat suara DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil 2,” ujar dia.

Hevy mengaku, pihaknya masih kekurangan surat suara sebanyak 805.175 lembar. Surat suara yang hingga saat ini belum datang yakni surat suara untuk pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Sementara itu, staf bagian logistik KPU Kendal, Syaichul Bakri menambahkan, kebutuhan surat suara di Kabupaten Kendal sebanyak 3.979.515. Surat suara yang sudah datang yakni sebanyak 3.174.340 surat suara.

“Jadi masih kurang 805.175 surat suara,” ungkap dia.

Syaicul mengaku, pihaknya hingga kini masih melakukan pelipatan surat suara. Dalam proses pelipatan itu, pihaknya mengerahkan 400 tenaga pelipat yang dibagi dalam 16 kelompok.

Satu kelompok setiap harinya ditargetkan mampu melipat 25.000 surat suara.

Baca juga: KPU Harap MK Cepat Proses Uji Materi Terkait Pasal Pencetakan Surat Suara

“Pelipatan surat suara dimulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 sore. Dalam waktu 10 hari, pelipatan surat suara ini kami targetkan selesai,” kata dia.

Terpisah, Divisi Pengawasan Bawaslu Kendal, Wahidin Said mengatakan, selama proses pelipatan surat suara, pihaknya menerjunkan anggota Bawaslu untuk melakukan pengawasan.

“Dari pantauan kami, mulai proses pelipatan surat suara hingga selesai, semuanya masih berjalan aman dan lancar dan belum kami temukan adanya pelanggaran,” ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X