Purwakarta Bangun Taman Giri Harja, Tempat Baru Pelestarian Budaya Sunda

Kompas.com - 06/03/2019, 18:05 WIB
Dedi Mulyadi menanam bibit padi di areal pesawahan yang bakal menjadi Taman Giri Harja di belakang Tajug Gede Cilodong, Kabupaten Purwakarta. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Dedi Mulyadi menanam bibit padi di areal pesawahan yang bakal menjadi Taman Giri Harja di belakang Tajug Gede Cilodong, Kabupaten Purwakarta.

BANDUNG, KOMPAS.com - Jawa Barat bakal memiliki pusat pelestarian kebudayaan Sunda baru di Kampung Cilodong, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursasi, Purwakarta. Tempat tersebut diberi nama Taman Giri Harja.

Ketua DKM Tajug Gede Cilodong Dedi Mulyadi mengatakan, Taman Giri Harja menggunakan areal lahan di belakang masjid Tajug Gede Cilodong seluas 10 hektar.

“Total biayanya lebih dari Rp 50 miliar. Tahap pertama bisa dikunjungi bulan Desember,” kata Dedi saat ditemui seusai ground breaking Taman Giri Harja, Rabu (6/3/2019).

Lebih lanjut Dedi mengatakan, Taman Giri Harja akan memperkenalkan sistem kebudayaan Sunda. Tidak hanya urusan kesenian saja, taman ini juga diproyeksikan menjadi laboratorium pertanian yang mengedepankan sistem pertanian masyarakat Sunda.

“Saya targetkan ada 100.000 jenis tanaman di Jawa Barat, bahkan yang ada di Indonesia. Nanti ada di situ museumnya,” ujarnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Ma’ruf Amin Sosok yang Tepat untuk Orang Sunda

Selain itu, sebagai langkah untuk mempertahankan kesenian wayang golek, Dedi mengatakan Taman Giri Harja nantinya akan dijadikan tempat belajar wayang golek, mulai dari pengenalan pohon jenis pulai atau lame (alstonia scholaris) sebagai bahan dasar wayang golek, hingga mengajarkan proses pembuatan wayang golek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di sini akan ditanam lebih dari 5.000 pohon lame, bahan-bahan dari pembuatan wayang golek. Kita akan ajarkan mulai dari dipotong, sampai kemudian dibuat kerajinan, kemudian sampai dicat, kemudian sampai ditampilkan. Kemudian juga sampai nanti berlatih gamelan dan berlatih wayang. Anak-anak juga bisa dibikin les privat hingga nanti bisa ditonton oleh orangtuanya,” katanya.

Tidak hanya belajar sistem pertanian dan kesenian saja, lantaran masih dalam satu areal dengan masjid Tajug Gede Cilodong, Taman Giri Harja juga akan menjadi tempat berkegiatan agama Islam untuk anak-anak.

Dedi berharap, dengan menggabungkan kesenian, pertanian dan agama, anak-anak hari ini bisa ikut merasakan bagaimana menjadi anak-anak di pedesaan.

“Kemudian kita akan ajarkan pemahaman anak tentang Islam hingga nanti mereka belajar tentang bagaimana mempelajari huruf alif, ba, ta, tsa sampai dengan teknologi baca Al Quran dengan teknologi yang hari ini sudah bisa diakses lewat berbagai perangkat teknologi,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.