Puluhan Granat Mortir di Bandung Diduga Digunakan pada Perang Dunia Kedua

Kompas.com - 06/03/2019, 09:30 WIB
Tim Jibom Polda Jabar tengah melakukan penggalian dan penyisiran di lokasi penemuan benda yang diduga granat mortir. sementara ada 87 granat mortir yang ditemukan tertimbun tanah di halaman rumah warga di Jalan Ir H Djuanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADITim Jibom Polda Jabar tengah melakukan penggalian dan penyisiran di lokasi penemuan benda yang diduga granat mortir. sementara ada 87 granat mortir yang ditemukan tertimbun tanah di halaman rumah warga di Jalan Ir H Djuanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 87 granat mortir yang ditemukan tertimbun tanah di halaman rumah warga di Jalan Ir H Djuanda atau Dago, tepatnya di samping Gang Cinta Wangi, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat diduga jenis mortir yang digunakan pada zaman perang dunia kedua.

Puluhan granat mortir yang sudah ditemukan ini akan diserahkan ke Paldam III Siliwangi.

"Diserahkan ke Paldam III Siliwangi untuk dianalisa lebih lanjut karena patut diduga jenis dari mortir ini adalah jenis yang digunakan pada perang dunia kedua," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema yang ditemui di lokasi, Selasa (5/3/2019).

Menurut Irman, puluhan mortir ini tersusun rapi tertanam di dalam tanah di halaman rumah warga. Penggalian dilanjutkan Rabu (6/3/2019) pagi.

"Sampai saat ini masih menggunakan Jibom dari Brimob Polri, kemudian setelah diterimakan ke Paldam III Siliwangi akan dilakukan pengamanan gabungan dan juga besok tindak lanjut dari Jihandak Zipur maupun dari Jibom Brimob," jelasnya.

Dandim 0618 BS Letkol Inf M.Herry Subagyo menilai granat mortir yang ditemukan diduga merupakan jenis mortir yang digunakan di masa perang dunia kedua.

"Kami lihat ada 87 butir granat yang diduga granat mortir yang digunakan pada masa perang dunia kedua. Karena di beberapa wilayah, kami juga menemukan bentuk yang sama di Medan dan Jateng," ujarnya.

Baca juga: Temuan Mortir di Rumah Warga di Bandung Bisa Bertambah

Dengan struktur penyimpanan granat mortir yang tertanam di dalam tanah ini, Herry menduga ada orang yang sengaja mengamankan granat mortir ini pada saat perang dunia kedua.

"Kalau dilihat ini tertanam dengan struktur yang rapi, bisa jadi ada orang yang sengaja mengamankan untuk mungkin pada saat itu tidak dibutuhkan sehingga disimpan di situ," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, granat mortir yang tertimbun di dalam tanah ini awalnya ditemukan oleh seorang tukang yang tengah melakukan renovasi kanopi depan garasi rumah itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
Awalnya Dikira Korban Pembunuhan, Ternyata Pria Ini Tewas karena Layangan Bocah SD

Awalnya Dikira Korban Pembunuhan, Ternyata Pria Ini Tewas karena Layangan Bocah SD

Regional
Beredar Video Pedemo Berlindung di Masjid Universitas Jambi, Banyak yang Pingsan Akibat Gas Air Mata

Beredar Video Pedemo Berlindung di Masjid Universitas Jambi, Banyak yang Pingsan Akibat Gas Air Mata

Regional
Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga Jabar Disuntik Vaksin Covid-19

Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga Jabar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Pria yang Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumahnya Ternyata Adik Kandung Mantan Wali Kota Serang

Pria yang Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumahnya Ternyata Adik Kandung Mantan Wali Kota Serang

Regional
Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

Regional
Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Regional
Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X