Kompas.com - 05/03/2019, 21:24 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com – Mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, telah memberikan klarifikasi terkait dugaan video dukungan 15 camat di Sumsel terhadap calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Selasa (5/3/2019).

Klarikasi itu disampaikan Syahrul saat memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel. 

“Saya hadir untuk mengklarifikasi video camat itu. Video itu hanya selfie-selfie dengan camat dan happy-happy saja. Bagi saya, sebenarnya sih tidak ada pikiran-pikiran lain untuk membuat video yang lain-lain,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa.

Baca juga: 15 Camat Dikawal Super Hero Avengers Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

Syahrul mengatakan, video yang beredar viral di media sosial itu sudah diedit oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Syahrul juga telah menyiapkan 20 pengacara untuk menjelaskan video tersebut. 

“Oleh karena itu, saya sudah mempersiapkan 20 pengacara akan menerangkan seperti apa sih itu. Karena tidak ada niat apa-apa dari video tersebut. Selain dokumentasi pribadi saya di satu tempat, saya tidak tahu kenapa ada masalah seperti ini. Saya yakin tidak ada orang yang berani berbuat seperti di muka saya. Saya tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Syahrul mengaku heran, ada orang yang tega membuat video seperti itu. Padahal dirinya mengaku tidak berbuat seperti yang ada dalam video tersebut. Dia bertemu camat tersebut karena ada sebagian dari camat yang merupakan mantan anak buahnya dulu.

“Rata-rata itu camat bekas anak buah saya, pernah bersentuhan, karena saya 25 tahun menjadi kepala daerah. Pasti begitu ketemu, ayo kita video sama-sama, dan itu video dalam beberapa momen, dan tidak seperti itu. Saya sendiri saja sudah lupa itu dimana momen itu. Saya sudah melaporkan ke Bawaslu terkait ini. Jadi saya tekankan sekali lagi, saya tidak pernah berbuat seperti yang di video itu dan itu video editan,” ujarnya.

Baca juga: Ketua DPR Minta Bawaslu Serius Selidiki 15 Camat Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas

Sebelumnya, beredar luas video diduga mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan 15 camat di Kota Makassar menyatakan dukungannya kepada Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf.

Di dalam video berdurasi 1 menit 26 menit ini terlihat, 15 camat dipimpin Syahrul Yasin Limpo memberikan dukungan kepada salah satu calon presiden sambil mengajungkan jari tulunjuknya.

Video tersebut menampilkan cuplikan sejumlah wajah-wajah camat. Mereka sambil mengangkat jari telunjuk satu dan sebagian camat masih ada berpakaian seragam dinas.

15 camat tersebut yakni, Camat Rappocini, Camat Mamajang, Camat Ujung Tanah, Camat Tamalanrea, Camat Tallo, Camat Kepulauan Sangkarang, Camat Biringkanaya, Camat Makassar, Camat Manggala, Camat Bontoala, Camat Panakkukang, Camat Ujung Pandang, Camat Tamalate, Camat Mariso dan Camat Wajo.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.