Kompas.com - 05/03/2019, 14:04 WIB
Kasat Lantas Polres Pulau Ambon, Iptu Fiat Ari Suhada saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (5/3/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYKasat Lantas Polres Pulau Ambon, Iptu Fiat Ari Suhada saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (5/3/2019)

AMBON,KOMPAS.com-Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Fiat Ari Suhada angkat bicara soal kasus Rasilu yang kini telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Fiat mengatakan, penyidikan atas kasus yang menimpa pengayuh becak Rasilu pada 23 September 2018 lalu telah ditangani penyidik sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami berbicara berdasarkan fakta dalam penyidikan, tidak berbicara asumsi ya, kami lakukan penyidikan sesuai prosedur," kata Fiat, Selasa (5/3/2019).

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Vonis Hakim terhadap Rasilu Tidak Manusiawi

Dia menjelaskan, dalam kasus tersebut, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi dan dari keterangan mereka, tidak ada satu pun saksi yang menyebut bahwa becak yang dikayuh oleh Rasilu diserempet oleh mobil.

“Kami sudah periksa saksi –saksi, kami juga sudah melakukan BAP. Dari keterangan saksi, kalau tidak salah ada tiga, tidak ada keternagan yang menyebut mobil bersentuhan dengan becak,”ujarnya.

Fiat mengatakan, dari keterangan para saksi serta proses penyidikan yang dilakukan, Rasilu terbukti lalai saat mengayuh becak sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, saat melewati jalan turunan di depan Masjid Al Fatah Ambon, becak yang ia bawa melaju dengan kencang dan saat itu Rasilu mencoba berbelok dari arah kiri ke kanan jalan.

“Karena tidak bisa mengendalikan becak dengan baik itu kan turunan jalan. Dan memang saksi yang kita ambil keterangan juga memberikan kesaksian bahwa becak itu tidak ditabrak, putusan itu sudah jelas,”akunya.

Fiat sendiri mengakui bahwa saat kejadian itu, dia belum menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Pulau Ambon, meski begitu dia terus mengikuti penanganan kasus tersebut setelah kasus itu menjadi heboh di masyarakat.

“Itu kasusnya September ya, dan saya masuk di sini November, tapi saya ikut perkembangan kasusnya,”ujarnya.

Dia menambahkan, setelah kasus tersebut masuk dalam proses penyidikan, pihaknya langsung bekerja untuk segera melimpahkan berkas perkara dan barang bukti bersama tersangka ke kejaksaan dalam status tahap II.

“Setelah diterbitkannya SPDP, maka kami diminta segera untuk melakukan tahap I atau pemberkasan, termasuk administrasi penyidikan kami limpahkan ke JPU apa yang masih kurnag kita lengkapi , secepat mungkin barang bukti saksi-saksi kita kirim. Kalau tidak salah Desember sudah tahap II dan saat dilimpahkan maka tugas polisi selesai,” jelasnya. 

Kompas TV Pasangan suami istri asal Grobogan, Jateng, Mashuri dan Siti Patimah akhirnya bisa naik haji setelah 40 tahun menabung.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.