Mengaku Polisi, 2 Pemalak Perkosa ABG yang Hendak Berpacaran

Kompas.com - 04/03/2019, 14:40 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaanKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi korban pemerkosaan

GRESIK, KOMPAS.com - Dua pria, M Al Maghrobi (31) dan M Fahni Fahrozi (32), warga Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, ditangkap karena memeras pasangan kekasih.

Korban adalah MFA (16), warga Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik, dan pacarnya, NIL (16), warga Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Dua pelaku ditangkap saat memalak pasangan kekasih yang hendak berpacaran di Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Jumat (1/3/2019) lalu.

"Jadi sebelum mereka melancarkan aksinya dengan berpura-pura sebagai polisi, mereka terlebih dulu membuntuti kedua korban dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU W 4935 AY," ujar Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah, Bripka Yudi Setiawan, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Kapolres Prabumulih: Polisi Pungli atau Memeras, Saya Tindak Tegas

Saat kedua korban berhenti di gang sebelah gudang di Desa Banyu Urip, pelaku kemudian beraksi. Pelaku mendatangi korban sambil mengaku sebagai anggota kepolisian dari Surabaya yang ditugaskan di Ujungpangkah.

"Pelaku kemudian mengeluarkan senjata api jenis pistol revolver rakitan, dan kemudian menembakkan sekali ke atas, yang itu membuat kedua korban sempat ketakutan," jelasnya.

Melihat kedua korban yang sudah tampak ketakutan, lanjut Yudi, pelaku lantas meminta kepada korban uang tunai sebesar Rp 1 juta, yang harus dibayarkan secara tunai. Tapi karena korban tidak membawa uang, maka MFA pun meminta izin untuk mengambil uang sejumlah itu di rumah.

"Sementara korban yang cewek disandera. Sambil menunggu korban yang cowok pulang ambil uang, korban yang cewek sempat diperkosa oleh pelaku di kebun mangga milik warga yang berjarak 500-an meter dari TKP (tempat kejadian perkara) awal," kata dia.

Saat diperbolehkan pulang untuk mengambil uang, MFA juga menyempatkan diri mendatangi kantor Polsek Ujungpangkah untuk melaporkan kejadian tersebut.

Dengan bantuan polisi, pelaku akhirnya diamankan dengan sejumlah barang bukti, mulai dari senjata api rakitan, tiga proyektil peluru, pakaian dalam korban wanita, uang tunai, telepon seluler, serta sepeda motor yang digunakan oleh pelaku.

"Dari hasil pemeriksaan visum yang sudah dilakukan, termasuk dari pengakuan korban memang mengaku sudah diperkosa oleh pelaku. Dan menurut pengakuan dari pelaku, mereka berdua sudah melakukan aksi pemerasan sebanyak empat kali," pungkasnya.

Baca juga: 11 Petugas Pelni yang Ditangkap Kerap Memeras Penumpang Kapal

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan kekerasan, serta Pasal 81 ayat 1 Jo.82 undang-undang Nomor 25 tahun 2014 tentang pencabulan, dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X