Dedi Mulyadi: Partisipasi Pemilih Golkar untuk Jokowi-Ma'ruf Amin Naik Tajam

Kompas.com - 02/03/2019, 07:38 WIB
Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Maruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi usai rapat koordinasi di Bandung, Jumat (1/3/2019) malam. KOMPAS.com/ PUTRA PRIMA PERDANAKetua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Maruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi usai rapat koordinasi di Bandung, Jumat (1/3/2019) malam.

KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi  mengatakan, partisipasi pemilih Partai Golkar terhadap calon presiden pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meningkat signifikan.

Bahkan, kata Dedi, berdasarkan hasil survei terakhir yang digelar Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Jabar, dukungan pemilih Golkar untuk Jokowi-Ma'ruf mengalami kenaikan tajam hingga menembus 71,3 persen dibandingkan hasil survei perdana yang hanya di kisaran 40 persen.

"Terus mengalami kenaikan. Sekarang berada di kisaran 71 persen lebih, dan saya yakin partisipasi pemilihnya akan terus meningkat," ujar Dedi, seusai Rapat Koordinasi TKD Jokowi-Ma'ruf Jabar di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (1/3/2019).

Hasil survei yang menunjukkan kenaikan hingga lebih dari 7 persen itu menempatkan Golkar sebagai salah satu partai politik (parpol) pengusung Jokowi-Ma'ruf di posisi kedua setelah PDI-P yang sukses menyumbangkan suaranya hingga 90 persen lebih.

Baca juga: Airlangga Hartarto: Caleg Golkar Wajib Pasang Gambar Jokowi

Dengan kenaikan tersebut, partisipasi pemilih Partai Golkar mengungguli partai pengusung lainnya seperti PKB, PPP, Hanura, NasDem dan serta partai pengusung lainnya.

"Jadi, artinya apa yang dilakukan selama ini cukup memiliki pengaruh. Sehingga, kalau (elektabilitas) Golkarnya terus mengalami kenaikan dan partisipasi pemilih terhadap Pak Jokowi dari Partai Golkar meningkat, maka ini semakin baik buat Pak Jokowi di Jabar," paparnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dedi yang juga ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Jabar itu berharap, dukungan pemilih Golkar kepada Jokowi-Ma'ruf di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 terus meningkat.

Di sisa masa kampanye yang tinggal sekitar satu bulan efektif ini, Dedi menginginkan, Golkar menyumbangkan suara untuk Jokowi-Ma'ruf hingga 80 persen.

"Tetapi, elektabilitas Partai Golkar-nya juga harus meningkat karena hal itu akan berpengaruh terhadap kemenangan Pak Jokowi," jelas Dedi.

Demi mewujudkan harapan tersebut, kinerja mesin Partai Golkar harus terus ditingkatkan. Selain itu, sosialisasi Jokowi-Ma'ruf pun harus digenjot secara masif.

Dedi menyebut, serangan darat dan udara akan dioptimalkan pihaknya demi kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Provinsi Jabar.

"Kinerja darat harus jalan, kan kinerja udara juga saya lakukan. Sehingga, tingkat pemberitaan Partai Golkar relatif baik, konten di media sosial juga baik," katanya.

Sebelumnya, Dedi mengatakan, arah dukungan pemilih Golkar di ajang Pilpres 2019 sudah jauh berbanding terbalik dibandingkan Pilpres 2014 ketika Golkar mengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Dedi menjelaskan, masih adanya pemilih Golkar yang tidak memilih Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 tak lepas dari keputusan Partai Golkar mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014. Dia mengakui, masih ada pemilih Golkar yang belum "move on".

Baca juga: Dedi Mulyadi: Ma’ruf Amin Sosok yang Tepat untuk Orang Sunda

Dedi juga menekankan, persentase partisipasi pemilih Golkar untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu tak bisa dibandingkan dengan pemilih PDIP yang bisa dipastikan memilih Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. Sebab, kata Dedi, sosok Jokowi sudah sangat terasosiasi dengan PDIP.

"Karena Pak Jokowi pasti memiliki dampak politik bagi elektabilitas PDIP," tandasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X