KILAS DAERAH

Plt Bupati Trenggalek Imbau Masyarakat dan ASN Kurangi Sampah Plastik

Kompas.com - 21/02/2019, 13:27 WIB
Plt Bupati Trenggalek Imbau ASN Bawa Wadah Minum untuk Kurangi Sampah Plastik Dok. Humas Pemkab TrenggalekPlt Bupati Trenggalek Imbau ASN Bawa Wadah Minum untuk Kurangi Sampah Plastik

KOMPAS.com — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengimbau masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di Trenggalek, Jawa Timur, untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. 

Pengurangan penggunaan sampah itu, kata Nur Arifin, bisa dilakukan dengan tidak menggunakan wadah plastik dalam aktivitas sehari-hari.

“Jangan lagi menggunakan air minum dalam kemasan. Beli galon dan sediakan wadah nonplastik biar menuang sendiri-sendiri. Kalau perlu, ASN bawa wadah minum sendiri dari rumah,” ujarnya saat menghadiri momen Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Srabah, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (21/2/2019).

Menurut dia, sampah-sampah plastik sulit diurai sehingga keberadaannya sering menimbulkan permasalahaan lingkungan.

Ia juga menyinggung mengenai kesadaran masyarakat yang masih kurang dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat wisata. Di sisi lain, kebiasaan membuang sampah di sungai juga cukup memprihatikan.

Baca jugaIriana: Jangan Buang Sampah Sembarangan Apalagi Sampah Plastik

“Bila dibiarkan, lama kelamaan sampah akan menimbun laut,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya. 

Selain itu, Nur Arifin juga mengapresiasi pengelolaan sampah di TPA Srabah yang cukup baik.

Bahkan, TPA Srabah ini telah menghasilkan pupuk organik, penangkapan gas metan sampah, dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Penampungan pembuangan sampah sementara

Sebagai informasi, untuk sementara ini TPA Srabah memang menjadi tumpuan pengelolaan sampah. Total 14 kecamatan di Trenggalek mengangkut sampahnya ke area tersebut untuk diolah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X