Bawaslu akan Cecar Ganjar Pranowo dengan 30 Pertanyaan soal Deklarasi Dukung Jokowi

Kompas.com - 15/02/2019, 08:53 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (26/1/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (26/1/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Jawa Tengah akan memeriksa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait deklarasi mendukung pasangan calon Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jumat (15/2/2019).

Koordiantor Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan puluhan pertanyaan untuk diajukan kepada Ganjar dalam pemeriksaan siang nanti. 

Pertanyaannya seputar deklarasi yang diikuti 31 kepala daerah dari partai koalisi Jokowi-Ma'ruf, di Solo, Januari 2019 lalu.


Baca juga: Jumat Siang, Bawaslu Periksa Ganjar Pranowo soal Deklarasi Dukung Jokowi

"Draf yang kami siapkan itu ada 30 pertanyaan. Tapi, itu bisa berubah dalam pemeriksaan nanti," ujar Ana, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat pagi.

Sedianya, pemeriksaan untuk politisi 50 tahun itu digelar Senin (18/2/2019). Namun, pemeriksaan ternyata dimajukan menjadi Jumat siang ini.

Ana mengatakan, Ganjar telah mengonfirmasi kehadiran pada pemeriksaan tersebut.

Pemeriksaan terhadap Ganjar, kata Ana, penting karena yang bersangkutan selalu penggagas acara. Sementara, para pesertanya dari kepala daerah seluruhnya telah diperiksa oleh Bawaslu tingkat kabupaten dan kota.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo menantang Bawaslu untuk memeriksa dirinya soal deklarasi tersebut. Tantangan itu karena Ganjar merasa kegiatan bersama 31 kepala daerah itu tidak menyalahi ketentuan dalam kampanye.

"Kalau ada yang salah ditunjukkan," ujar Ganjar, ketika dikonfirmasi wartawan, sesuai rapat koordinasi kebencanaan, di Semarang, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Bawaslu Jateng: 31 Kepala Daerah yang Deklarasi Dukung Jokowi Sudah Diperiksa, Tinggal Ganjar Pranowo

 

Ganjar mengaku, menanti panggilan pemeriksaan dari pengawas dalam kegiatan tersebut. Ia bahkan berkelakar siap diperiksa sejak hari-hari kemarin. "Pemeriksaan tidak dipanggil-panggil. Panggil saja, saya maunya diperiksa itu kemarin," ujar dia.

Selain Ganjar, sejumlah kepala daerah yang ikut serta dalam deklarasi satu persatu dipanggil Bawaslu tingkat kabupaten.

Sejumlah kepala daerah yang telah dipanggil antara lain Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan kepala daerah lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X