KILAS DAERAH
Kilas Daerah Jawa Tengah

Tarik Minat Wisatawan, Jateng Akan Gelar Banyak Event

Kompas.com - 04/02/2019, 19:11 WIB
 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada ajang Borobudur Marathon 2018. Dok. Pemprov Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada ajang Borobudur Marathon 2018.

KOMPAS.com - Pada 2017 jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Balekambang Solo mencapai 2,5 juta kunjungan. Jumlah tersebut hampir menyaingi jumlah kunjungan ke Borobudur yang mencapai 2,9 juta.

Bila dibandingkan dengan Candi Borobudur atau Candi Prambanan, Taman Balekambang Solo hanyalah objek wisata biasa saja. Namun karena berbagai event kerap diadakan di sana, taman tersebut lebih menarik minat wisatawan. 

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho Rachmadi mengatakan bahwa gelaran event pariwisata memang terbukti menjadi magnet bagi para wisatawan.

"Event yang rutin digelar di Taman Balekambang adalah Sendratari Ramayana. Selain event itu, setiap hari libur juga pasti ada event di taman itu sehingga menarik banyak kunjungan wisata," ungkap Sinoeng dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terims, Senin (4/2/2019).

Demi meningkatkan kembali kunjungan wisatawan Jawa Tengah yang sempat turun sebanyak 13,37 persen pada 2018, Sinoeng akan melakukan berbagai kebijakan baru seperti pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. 

"Siapa pun yang memiliki ide atau event potensial pasti akan kami dukung," ungkapnya.

Untuk itu, ia akan memaksimalkan industri kreatif dan promosi wisata dengan sosial media serta mengajak anak muda turut sebagai pelaku dan penikmat wisata.

Saat disinggung mengenai target 2019, Sinoeng menargetkan 1,2 juta wisatawan asing akan datang ke Jawa Tengah, sementara wisatawan lokal 40 juta lebih.

"Kami optimis target itu akan tercapai. Kami sudah siapkan sejumlah event, baik dari Kabupaten atau Kota, Pemprov Jateng dan event nasional," tegasnya.

Rancangan tersebut tentunya mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia pun meminta Disporapar Jawa Tengah untuk menggenjot gelaran event berskala internasional di Jawa Tengah.

Ganjar menilai event merupakan cara paling ampuh untuk menarik wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah, khususnya wisatawan mancanegara ( wisman).

"Perbanyak event, promosi juga harus terus ditingkatkan," ungkap Ganjar.

Ganjar pun mengimbau agar promosi tersebut dilakukan menyeluruh, tidak hanya mengajak wisman ke objek wisata terkenal saja tapi juga ke objek wisata Jateng lainnya.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
komentar di artikel lainnya