Terlibat Tawuran yang Tewaskan 1 Siswa, 3 Pelajar SMK Diamankan Polisi

Kompas.com - 01/02/2019, 17:27 WIB
Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menunjukkan barang bukti senjata tajam dan 3 tersangka aksi tawuran antarpelajar yang mengebakan seorang korban tewas, Jumat (1/2/2019). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menunjukkan barang bukti senjata tajam dan 3 tersangka aksi tawuran antarpelajar yang mengebakan seorang korban tewas, Jumat (1/2/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Tiga orang pelajar diamankan aparat Polres Magelang, Jawa Tengah, karena diduga terlibat tawuran antarpelajar hingga menyebabkan seorang korban tewas.

Ketiganya adalah Lorensius Raymundo (18), Indra Prajaya (19), dan N alias Peyek (17). Mereka merupakan pelajar sebuah SMK swasta di Kota Magelang.

"Ketiganya masih pelajar, sudah kami tetapkan sebagai tersangka," jelas Kepala Polres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho, dalam gelar perkara, Jumat (1/2/2019).

Yudi menjelaskan tiga pelajar kelas XII itu diketahui terlibat dalam aksi tawuran antarpelajar yang terjadi di Dusun Kadipiro, Desa Mungkid, Kabupaten Magelang, Kamis (31/1/2019) lalu.

Akibat aksi tersebut seorang pelajar atas nama Narsul Aziz (17), pelajar SMK swasta di Kabupaten Magelang, tewas akibat tikaman senjata tajam.

Baca juga: Usai Uji Coba UNBK, Seorang Pelajar Tewas Akibat Tawuran

Selain itu, empat orang lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Magelang dan Kota Magelang.

"Dari hasil rekaman video, olah TKP, juga pengakuan tersangka, mereka yang membacok dan menusuk korban sehingga menyebabkan korban meninggal dunia," ungkap Yudi.

Yudi menegaskan, tersangka akan dijerat pasal 80 ayat 3 UU nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun penjara atau denda Rp 3 miliar.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya tersangka lainnya.

"Salah satu tersangka, N, masih di bawah umur sehingga akan kami proses cepat sesuai ketentuan. Kami juga masih kembangkan terkait kemungkinan adanya tersangka lain. Sementara 30 pelajar yang terlibat sudah kami periksa sebagai saksi," kata Yudi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasangan Kekasih Diamankan Satpol PP di Dalam Avanza Bergoyang, Ditemukan Alat Kontrasepsi dan Tisu Berserakan

Pasangan Kekasih Diamankan Satpol PP di Dalam Avanza Bergoyang, Ditemukan Alat Kontrasepsi dan Tisu Berserakan

Regional
6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

Regional
KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

Regional
Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

Regional
Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Regional
Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Regional
Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X