Psikolog Periksa Kejiwaan Guru Ngaji yang Cabuli 5 Anak

Kompas.com - 01/02/2019, 11:22 WIB
Polisi memperlihatkan tersangka seorang guru ngaji, dalam kasus pencabulan di Mapolres  Aceh Utara, Senin (29/1/2019) KOMPAS.com/MASRIADIPolisi memperlihatkan tersangka seorang guru ngaji, dalam kasus pencabulan di Mapolres Aceh Utara, Senin (29/1/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Aceh Utara mendatangkan psikolog dan dokter spesialis kejiwaan untuk mengetahui kondisi jiwa N (31) yang diduga mencabuli lima anak di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Guru mengaji itu masih ditahan dan diperiksa intensif di unit perlindungan perempuan dan anak Polres Aceh Utara.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Rezki Kholiddiansyah, Jumat (1/2/2019) menyebutkan, pihaknya menduga ada gangguan psikologis dalam diri tersangka, sehingga harus diperiksa lebih intensif.

Baca juga: Polisi Tangkap Guru Ngaji yang Diduga Cabuli 5 Anak

Pasalnya, dari kronologis kasus, dua anak yang menjadi korban merupakan wanita dan tiga lainnya pria. Pelaku, sambung Kasat Reskrim, mencabuli kelima anak itu untuk memuaskan nafsunya.

Bahkan, sambung Rezki, pelaku terlihat tidak merasa bersalah atau menyesal setelah ditangkap polisi.

“Umumnya itu, ada penyesalan atau merasa bersalah pada tersangka. Ini terlihat biasa saja. Untuk itu, kita perlu bantuan psikolog sebagai ahli,” katanya.

Dia menyebutkan, hingga hari ini, belum ada korban lainnya yang melapor dalam kasus itu. Namun, tidak tertutup kemungkinan korban akan bertambah. Pasalnya, aksi pencabulan itu dilakukan sepanjang tahun 2018 lalu.

Baca juga: Cabuli Keponakan Saat Tidur dengan Istri, Guru Ngaji Ditangkap

“Kami imbau, jika ada korban lainnya silakan melapor. Penyidik kami memastikan tidak akan membuka identitas korban,” sebutnya.

Sebelumnya, diberitakan polisi menangkap N, korban yang mencabuli lima anak di pedalaman Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Kelima anak itu yakni berinisial M (8), MK (8), SS (11), ketiganya laki-laki. Dua lainnya perempuan, yaitu NK (8) dan AL (9).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Regional
Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Regional
Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Regional
2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

Regional
Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Regional
3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Regional
Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Regional
Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Regional
Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Regional
Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Regional
Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Regional
Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Regional
Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X