Polisi Tangkap Pembakar Rumah Warga dalam Bentrokan di Baubau

Kompas.com - 31/01/2019, 10:37 WIB
Satuan Reskrim Polres Baubau berhasil menangkap para pelaku pembakaran rumah warga dan pelaku penembakan dalam bentrokan antar pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (24/1/2019) malam.  Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah benda tajam dan satu pucuk senjata api jenis FN. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKESatuan Reskrim Polres Baubau berhasil menangkap para pelaku pembakaran rumah warga dan pelaku penembakan dalam bentrokan antar pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (24/1/2019) malam. Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah benda tajam dan satu pucuk senjata api jenis FN.

BAUBAU, KOMPAS.com – Satuan Reskrim Polres Baubau menangkap para pelaku pembakaran rumah warga dan pelaku penembakan dalam bentrokan antar-pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (24/1/2019) malam.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah benda tajam dan satu pucuk senjata api jenis FN.

“Di beberapa kejadian kita sudah lakukan kegiatan penangkapan terhadap tersangka. Penganiayaan sudah ada tersangkanya dua (pelaku), kejadian di pembakaran ada lima tersangka, dan kejadian penembakan ada satu tersangka,” kata Kapolres Baubau Hadi Winarno dalam keterangan pers di kantornya, Rabu (30/1/2019) sore.

Polisi melakukan penangkapan terhadap para pelaku bentrokan ini dilakukan di Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Wolio.

Menurut Hadi, motif terjadinya bentrokan antara kedua kelompok pemuda ini hanya masalah saling tersinggung.

“Permasalahannya sepele saja, dan miskomunikasi. Kalau adanya senpi (senjata api) akan dilidik lebih lanjut, dari mana awal senpi,” ujarnya.

Baca juga: Dua Kelompok Pemuda Bentrok, Bakar Rumah Warga dan Warung Bensin

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, polisi juga melakukan razia di Kelurahan Nganganaumala dan menemukan sejumlah senjata tajam berupa parang, tombak, ketapel, anak panah dan satu pucuk senjata api.

“Ini merupakan tindak pidana barang bukti yang terjadi. Ini barang bukti yang kita gunakan dalam pengadilan,” ucap Hadi.

Untuk senjata api, Hadi mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut asal sumber satu pucuk senjata di pelaku.

Perwira dua bunga ini mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dari sumber yang tidak jelas.

“Apabila ada permasalahan, silakan dilaporkan kepada ke kepolisian karena kami siap melayani,” tuturnya.

Baca juga: Kronologi Bentrok Warga di Acara Maulid yang Menewaskan 1 Orang

Sebelumnya diberitakan, bentrok antar-kelompok pemuda terjadi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/1/2019) malam.

Akibatnya, sebuah rumah dan warung kecil yang menjual bahan bakar minyak dibakar oleh dua kelompok yang saling bertikai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X