Salin Artikel

Polisi Tangkap Pembakar Rumah Warga dalam Bentrokan di Baubau

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah benda tajam dan satu pucuk senjata api jenis FN.

“Di beberapa kejadian kita sudah lakukan kegiatan penangkapan terhadap tersangka. Penganiayaan sudah ada tersangkanya dua (pelaku), kejadian di pembakaran ada lima tersangka, dan kejadian penembakan ada satu tersangka,” kata Kapolres Baubau Hadi Winarno dalam keterangan pers di kantornya, Rabu (30/1/2019) sore.

Polisi melakukan penangkapan terhadap para pelaku bentrokan ini dilakukan di Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Wolio.

Menurut Hadi, motif terjadinya bentrokan antara kedua kelompok pemuda ini hanya masalah saling tersinggung.

“Permasalahannya sepele saja, dan miskomunikasi. Kalau adanya senpi (senjata api) akan dilidik lebih lanjut, dari mana awal senpi,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi juga melakukan razia di Kelurahan Nganganaumala dan menemukan sejumlah senjata tajam berupa parang, tombak, ketapel, anak panah dan satu pucuk senjata api.

“Ini merupakan tindak pidana barang bukti yang terjadi. Ini barang bukti yang kita gunakan dalam pengadilan,” ucap Hadi.

Untuk senjata api, Hadi mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut asal sumber satu pucuk senjata di pelaku.

Perwira dua bunga ini mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dari sumber yang tidak jelas.

“Apabila ada permasalahan, silakan dilaporkan kepada ke kepolisian karena kami siap melayani,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, bentrok antar-kelompok pemuda terjadi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/1/2019) malam.

Akibatnya, sebuah rumah dan warung kecil yang menjual bahan bakar minyak dibakar oleh dua kelompok yang saling bertikai.

https://regional.kompas.com/read/2019/01/31/10371011/polisi-tangkap-pembakar-rumah-warga-dalam-bentrokan-di-baubau

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke