Ganjar Nilai Deklarasi 31 Kepala Daerah untuk Jokowi-Ma'ruf Tak Melanggar, Ini 2 Alasannya

Kompas.com - 29/01/2019, 13:18 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur Jateng, Senin (7/1/2019). Dok. Humas Pemprov JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur Jateng, Senin (7/1/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai bahwa deklarasi dukungan 31 kepala daerah di Jawa Tengah terhadap pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak melanggar aturan terkait kampanye.

"Kalau (deklarasi dukungan pasangan capres dan cawapres dilaksanakan pada hari) libur kan boleh. Saya sudah ngomong, satu, (mereka) kader partai, dua, harinya libur," kata Ganjar di Semarang, Senin (28/1/2019).

Hal tersebut disampaikan Ganjar menanggapi rencana pengaduan dari tim pemenangan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Bawaslu Jateng terkait deklarasi dukungan 31 kepala daerah yang dilaksanakan di Kota Surakarta, Sabtu (26/1/2019).

Baca juga: Ganjar Kumpulkan Kepala Daerah asal Partai Koalisi, Yakin Jokowi-Maruf Menang Mutlak di Jateng


Ganjar menuturkan, seluruh kepala daerah yang melakukan deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf, baik bupati/wakil bupati maupun wali kota/wakil wali kota, merupakan kader partai politik dan kegiatan dilakukan pada hari libur sehingga hal itu memang diperbolehkan.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, kegiatan deklarasi tersebut sudah sesuai dengan regulasi dan taat etika, serta dipastikan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

"Saya sampaikan, kami taat regulasi, taat etika dan layanan masyarakat tidak terganggu. Kalau mau kampanye ambil cuti, kecuali hari libur," ujarnya.

Baca juga: Prabowo: Mungkin Ini yang Terakhir untuk Indonesia...

Sebelumnya, Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Jateng berencana mengadu ke Bawaslu Jateng terkait kegiatan deklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf yang dilakukan 31 kepala daerah di Jateng.

"Kami mempertanyakan terkait dengan perizinan, apakah sudah ada izin ke pihak berwenang sebelum deklarasi," kata Juru Bicara BPD Prabowo-Sandi Jateng Sriyanto Saputro.

Sementara itu, Koordinator Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng Roffiudin mengaku belum ada aduan yang masuk terkait deklarasi dukungan kepada pasangan capres/cawapres bernomor urut 01 hingga Senin siang.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X