Koordinasi Posko Induk Bencana Gowa Amburadul, Data Jumlah Korban Diralat

Kompas.com - 29/01/2019, 06:15 WIB
Tim SAR gabungan dibantu TNI Polri berupaya membersihkan materil longsor yang menutup akses ke sejumlah titik longsoran di Kabupaten Gowa, Sulsel. Rabu, (23/1/2019). KOMPAS.com/ABDUL HAQTim SAR gabungan dibantu TNI Polri berupaya membersihkan materil longsor yang menutup akses ke sejumlah titik longsoran di Kabupaten Gowa, Sulsel. Rabu, (23/1/2019).

GOWA, KOMPAS.com - Lantaran jalur koordinasi yang amburadul Posko Induk Bencana Gowa meralat jumlah korban jiwa yang telah ditemukan pada Senin, (28/1/2019). Pasalnya, dari data yang dirilis sebelumnya terdapat beberapa korban dengan identitas yang sama. 

Sebelumnya Posko Induk Bencana Gowa yang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan merilis bahwa korban tewas yang berhasil ditemukan berjumlah 46 orang.

Kini data tersebut diralat oleh Posko Induk. Pasalnya setelah dilakukan pendataan lebih mendetail terdapat sejumlah korban dengan identitas yang sama atau satu orang memiliki dua nama.

Baca juga: 5 Fakta Nenek yang Viral Selamatkan Cucu saat Banjir Gowa, Puluhan Tahun Jadi Orangtua Tunggal hingga Sekolahkan Anaknya Jadi Dokter

"Mohon maaf setelah kami lakukan pendataan lebih mendetail ternyata ada kesalahan ini memang perlu kami lakukan demi valiadasi data yang ada sebab ada beberapa korban yang identitasnya berbeda" kata Adnan Purichta Ichsan, Bupati Gowa sekaligus ketua tim Posko Induk Bencana Gowa, Senin sore.

Dengan demikian, jumlah korban tewas dari bencana banjir dan longsor di Gowa bukan 46 orang melainkan 42 orang. 

Dalam rilis update korban yang pada Senin pukul 16.00 WITA, jumlah korban di Kecamatan Bungaya sebanyak 25 orang, dari Kecamatan Manuju 12 orang, dan sisanya dari Kecamatan Tinggimoncong dan Kecamatan Sombaopu. 

Baca juga: Posko Pengungsi Terbakar, Ratusan Korban Banjir Gowa Berhamburan

Seperti diketahui, air sungai Jeneberang yang meluap akibat hujan deras menenggelamkan sejumlah pemukiman penduduk di Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kota Makassar,  Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto pada Selasa, (22/1/2019). 

Tim SAR gabungan sendiri masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang dalam bencana banjir dan longsor tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Regional
Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X