Jalur Ganda Kroya-Kebasen Diuji, 10 Kereta Ini Alami Keterlambatan

Kompas.com - 28/01/2019, 16:51 WIB
KA Pasundan melintasi jalur perlintasan yang sempat ambles karena pergerakan tanah antara Stasiun Bumiwaluya dan Stasiun Bandrek, Kamis (7/12/2017). Dok Humas PT KAI Daop 2 BandungKA Pasundan melintasi jalur perlintasan yang sempat ambles karena pergerakan tanah antara Stasiun Bumiwaluya dan Stasiun Bandrek, Kamis (7/12/2017).
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Jalur ganda atau double track rel kereta api (KA) antara Stasiun Kroya-Stasiun Randengan-Stasiun Kebasen mulai dioperasikan hari ini, Senin (28/1/2019).

Pembangunan jalur ganda ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapiaan Kementerian Perhubungan.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan, beberapa titik jalur ganda sudah mulai dilakukan uji coba. PT KAI masih melakukan penguatan pada jalur-jalur tersebut.

"Hari Senin (28/1/2019), dilaksanakan penyambungan track jalur ganda antara Stasiun Kroya-Randegan-Kebasen. Dimulai pukul 04.10, dilaksanakan pembongkaran jalur penghubung (s-curve) di km 376+400," kata Supriyanto kepada Kompas.com, Senin (28/1/2019).

"Dilanjutkan penyambungan track di km 375+650 dan 375+300 antara Stasiun Kroya-Randegan sehingga track menjadi lurus, serta kegiatan di emplasemen Stasiun Kroya. Selanjutnya juga dilakukan uji coba persinyalan," ujar dia.

Penyambungan dan pengoperasian jalur ganda ini berimbas terhadap perjalanan beberapa KA yang melewati jalur tersebut, yang akan mengalami keterlambatan.

Keterlambatan ini dikarenakan kecepatan KA dibatasi dari 90 kilometer per jam menjadi 40 kilometer per jam.

Supriyanto menyampaikan, keterlambatan beberapa KA tersebut masih berpotensi akan terjadi hingga esok hari.

"Kemungkinan sehari dua hari ini, dan secepatnya akan segeraa dipulihkan. PT KAI mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA-KA tersebut," ujar dia.

Adapun beberapa KA yang mengalami keterlambatan, antara lain:

  1. KA 102 Ranggajati relasi Cirebon-Jember terlambat 117 menit.
  2. KA 7080 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Solo terlambat 55 menit.
  3. KA 180 Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya terlambat 118 menit.
  4. KA 121 Sawunggalih relasi Kutoarjo-Pasarsenen terlambat 134 menit.
  5. KA 117 Fajar Utama Yogyakarta relasi Yogyakarta-Gambir terlambat 109 menit.
  6. KA 7079 Joglosemarkerto relasi Solo-Purwokerto-Semarang terlambat 133 menit.
  7. KA 51 Taksaka relasi Yogyakarta-Gambir terlambat 126 menit.
  8. KA 79 Lodaya relasi Solo-Gambir terlambat 105 menit.
  9. KA 203 Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Pasarsenen terlambat 98 menit.
  10. KA 7 Argo Lawu relasi Solo-Gambir terlambat 109 menit.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Regional
Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Regional
Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X