Perda Kawasan Bebas Rokok di Surabaya Direvisi, Paguyuban Toko Protes

Kompas.com - 25/01/2019, 15:50 WIB
ilustrasi rokok shutterstockilustrasi rokok


SURABAYA, KOMPAS.com - Kelompok pedagang toko Kota Surabaya memprotes Perda Nomor 5 Tahun 2008 Kota Surabaya, tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok, yang sedang direvisi oleh DPRD Surabaya.

Mereka menyebut, beberapa poin aturan berpotensi mengancam kelangsungan industri hasil tembakau di wilayah tersebut.

Salah satunya, rencana larangan kegiatan menjual, mengiklankan, mempromosikan tembakau, berlaku mutlak di lingkungan kawasan tanpa rokok.

"Ini bertentangan dengan peraturan Pemerintah Nomor 109 Pasal 50 Ayat 2, yang menyatakan seluruh aktivitas tersebut tetap bisa dilakukan di kawasan tanpa rokok," kata Ketua Paguyuban Toko Surabaya, Sri Utari, Jumat (25/1/2019).

Baca juga: Lewat Aksi Bisu, Relawan Minta Citos Tegas soal Larangan Merokok di Dalam Mal

Dia juga mengkritisi klausul aturan yang berbunyi, "Kawasan Tanpa Rokok dapat menyediakan tempat khusus merokok".

Menurut dia, kata "dapat" bermakna ganda. "Bisa bermakna boleh menyediakan atau tidak boleh. Ini harus diperjelas," ujar dia.

Utari mengatakan, anggota peguyuban toko Surabaya gelisah dengan kabar revisi tersebut. Ia khawatir perda membatasi ruang jual beli produk tembakau.

"Sebenarnya kami patuh terhadap perda, sepanjang isinya adil, dan berimbang," ujar dia.

Ketua Pansus Revisi Perda Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok Kota Surabaya, Junaedi, mengaku pihaknya membuka ruang bagi masyarakat untuk memberi usulan dalam revisi perda tersebut.

Baca juga: Larangan Merokok bagi Pelajar, Alat Isap Shisha di Purwakarta Dihancurkan

"Kita masih menerima usulan konstruktif dari masyarakat, karena target revisi selesai pada akhir Februari nanti," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Surabaya ini.

Revisi Perda tersebut, kata dia, adalah usulan Pemkot Surabaya. Selain untuk menyesuaikan perubahan regulasi di tingkat pusat, revisi juga dalam upaya menjadikan Kota Surabaya lebih bersih dan sehat bagi warganya.

"Ada beberapa kawasan yang diusulkan menjadi kawasan tanpa rokok seperti ruang umum tertutup. Ini yang masih terus dibahas oleh pansus," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Perumahan Syariah yang Diduga Ilegal di Madiun

Polisi Selidiki Perumahan Syariah yang Diduga Ilegal di Madiun

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Regional
Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X