Larangan Merokok bagi Pelajar, Alat Isap "Shisha" di Purwakarta Dihancurkan

Kompas.com - 03/11/2016, 06:19 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOBupati Purwakarta Dedi Mulyadi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

BANDUNG, KOMPAS.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menghancurkan 50 alat isap shisha yang disita oleh satuan polisi pamong praja di beberapa kafe di Purwakarta.

Penghancuran ini merupakan bagian dari Peraturan Bupati Purwakarta Nomor 69 Tahun 2015 tentang Larangan Merokok bagi Pelajar di Purwakarta. Salah satu poin dalam aturan tersebut adalah pelarangan mengisap shisha.

"Setiap peraturan yang kami luncurkan di Purwakarta itu atas dasar riset terlebih dahulu, termasuk soal shisha," ujar Dedi dalam keterangan pers, Rabu (2/11/2016).

Hasil dari uji laboratorium Dinas Kesehatan Purwakarta, shisha lebih berbahaya daripada rokok konvensional. Karena itu, Pemkab Purwakarta melarang penggunaannya shisha.

"Hasil razia selama ini, shisha banyak disalahgunakan sebagai alat untuk mengisap narkoba. Ini upaya preventif dari kami," jelas Dedi.

Dedi mengaku kerap menerima keluhan para orangtua pelajar melalui SMS Center 08121297775 maupun akun sosial media miliknya.

Rata-rata orangtua mengeluhkan kebiasaan anaknya mengisap shisha.

Menurut Dedi, para pelajar biasanya nongkrong menghabiskan waktu dengan merokok shisha.

"Mereka tidak belajar. Ini kan kebiasaan buruk yang harus segera kita tindak lanjuti," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Purwakarta Aulia Pamungkas mengatakan, razia alat shisha masih akan terus dilakukan. Razia dilakukan di malam hari di kafe-kafe.

"Kami tidak akan berhenti, ini peraturan yang harus menjadi norma di tengah masyarakat kita," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X