[KLARIFIKASI] Demonstrasi PT IMIP yang Dikaitkan TKA China - Kompas.com

[KLARIFIKASI] Demonstrasi PT IMIP yang Dikaitkan TKA China

Kompas.com - 25/01/2019, 14:08 WIB
Video aksi demonstrasi yang dilakukan para karyawan PT IMIP yang beredar di media sosial dan YouTube pada Kamis (24/1/2019).YouTube Video aksi demonstrasi yang dilakukan para karyawan PT IMIP yang beredar di media sosial dan YouTube pada Kamis (24/1/2019).
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Baru-baru ini beredar kabar mengenai adanya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para karyawan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada Kamis (24/1/2019).

Adapun kabar ini diunggah dalam bentuk video di media sosial Twitter dan situs berbagi video, YouTube pada Kamis (24/1/2019).

Dalam narasi yang dicantumkan dalam video, disebutkan bahwa demonstrasi terjadi akibat ketimpangan penghasilan atau gaji antara pekerja lokal dengan tenaga kerja asing, terutama asal China.

Namun, pihak perusahaan memberikan klarifikasi atas kabar bohong dan disinformasi yang beredar tersebut.

Narasi yang beredar:

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, ada tiga akun yang mengunggah video dengan angle pengambilan gambar yang berbeda.

Video pertama yang diunggah oleh salah satu pengguna Twitter ini menjelaskan, aksi demonstrasi dilakukan karyawan PT IMIP karena imbas dari ketidaksetaraan kesejahteraan gaji pekerja lokal dan tenaga kerja asing (TKA).

Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik ini menampilkan gerombolan karyawan tengah meneriakan tuntutan kepada manajemen PT IMIP.

Adapun video demo ini telah di-retweet sebanyak 1.630 kali dan telah disukai sebanyak 2.423 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Kemudian, video kedua diunggah oleh salah satu user YouTube. Video ini merupakan video versi durasi panjang dari video pertama.

Aksi protes ini digambarkan sangat kacau, para karyawannya berlari ke sana-kemari dan juga adanya bom asap.

Video berdurasi 4 menit 51 detik ini diunggah pada Rabu, (23/1/2019) dan telah ditonton sebanyak 18.985 kali.

Kemudian, untuk video ketiga diunggah juga oleh salah satu pengguna Twitter. Namun, video ini lebih pendek dari kedua video yang beredar.

Dalam video berdurasi 45 detik ini, ditampilkan para pekerja berkumpul dalam area PT IMIP yang juga dijaga ketat oleh polisi.

Pengunggah juga memberikan narasi dalam video, yakni "Hari ini morowali bergejolak TKA CHINA sudah semena mena merendahkan PRIBUMI..".

Video ini juga menuai banyak respons dari warganet, seperti sebanyak 1.521 akun telah me-retweet twit ini dan sebanyak 2.354 akun telah menyukai twit ini.

Penelusuran Kompas.com:

Humas PT IMIP, Dedi Kuniawan menngungkapkan bahwa video aksi protes karyawan PT IMIP yang diunggah di Twitter dan YouTube terjadi disinformasi.

Dia menyebut bahwa video itu memang kejadian di PT IMIP, namun caption yang dituliskan dalam unggahan itu tidak benar.

"Foto (ketiga) ini benar tapi caption-nya hoaks. Yang demo 100 persen karyawan Indonesia menuntut kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) sebesar 20 persen," ujar Dedi saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (25/1/2019).

"Foto (pertama) benar tapi caption-nya juga salah. Enggak ada hubungannya dengan gaji TKA," ujar Dedi.

Tak hanya itu, Dedi juga mengatakan bahwa judul video yang diunggah dalam situs berbagi video, YouTube itu adalah hoaks atau tidak benar.

Video yang diunggah di YouTube bertuliskan: "Viral!! Ribuan TKA asal Tiongkok akhirnya keluar dari persembunyian".

Sementara, Dedi telah menjelaskan bahwa yang melakukan aksi demonstasi adalah karyawan Indonesia, bukan karyawan dari negara China.

Hingga saat ini, aksi demonstrasi telah selesai dan situasi telah aman.

"Mereka aksi sejak kemarin dan hari ini situasi sudah aman, karyawan sudah bekerja seperti biasa," ujar Dedi.

Dilansir dari Antara, aksi demonstrasi yang dilakukan pekerja PT IMIP itu memang berlangsung kemarin, Kamis (24/1/2019). Para pekerja mogok kerja untuk meminta kenaikan UMSK 2019 sebesar 20 persen.


HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain

Close Ads X