5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

Kompas.com - 22/01/2019, 12:47 WIB
Petugas SAR gabungan saat mengevakuasi korban kapal tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu (21/1/2019) Dok. Kantor SAR PontianakPetugas SAR gabungan saat mengevakuasi korban kapal tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu (21/1/2019)

KOMPAS.com - Kecelakaan kapal terjadi di Sungai Kapuas, Desa Nang Seberuang, Kecamatan Semitau, Sabtu (19/1/2019) lalu.

Untuk sementara, delapan orang penumpang ditemukan meninggal dunia dan empat orang masih dalam pencarian.

Kapal motor yang dikemudikan Gunawan tersebut membawa 24 penumpang dan 9 unit kendaraan, hendak menyeberang PT Berlian Estate menuju penyeberangan dermana PT SJRE.

Namun, diduga karena kelebihan muatan, kapal oleng dan karam setelah 10 meter bertolak dari dermaga.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Diduga karena kelebihan muatan 

Kapal tenggelam.Thinkstock Kapal tenggelam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekitar pukul 20.00 WIB, kapal motor yang dikemudikan Gunawan hendak menyeberang dari PT Berlian Estate menuju penyeberangan dermaga PT SJRE (Apeng).

Namun, sekitar 10 menit kemudian, tiba-tiba kapal karam dan tenggelam. Polisi menduga kapal tersebut kelebihan muatan.

"Untuk dugaan sementara penyebab tenggelamnya kapal akibat kelebihan muatan," ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko, Minggu (20/1/2019) pagi.

Tim SAR segera meluncur ke lokasi untuk menyelamatkan para korban. Saat itu, satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Pagi tadi kami mendapat laporan dan kami langsung merespon dengan memberangkatkan dua tim untuk melakukan pencarian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak, Hery Marantika.

Baca Juga: 3 Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan, 9 Masih Hilang

2. Hari kedua pencarian, Tim SAR temukan tiga korban

Tim SAR Timika saat akan melakukan operasi SAR. KOMPAS.com/Istimewa Tim SAR Timika saat akan melakukan operasi SAR.

Pada pencarian hari kedua, Senin (21/1/2019), petugas gabungan berhasil menemukan tiga dari 12 korban. Ketiga korban tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dalam peristiwa kecelakaan tersebut, 11 orang selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak Hery Marantika mengatakan, upaya pencarian terhadap korban yang dilakukan sejak pukul 06.00 WIB itu melibatkan 71 orang petugas gabungan.

Mereka terbagi dalam beberapa tim untuk melakukan penyisiran hingga radius 15 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal.

"Petugas yang melakukan pencarian ini dilengkapi dengan peralatan selam dan peralatan evakuasi lainnya," ujar Heri kepada Kompas.com, Senin sore.

Baca Juga: Lima Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kapuas Dievakuasi, 4 Masih Hilang

3. Korban ditemukan 3 kilometer dari lokasi kecelakaan

Petugas SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Kapuas, Pontianak (25/5/2018)Dok. Humas SAR Pontianak Petugas SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Kapuas, Pontianak (25/5/2018)

Dalam proses pencarian pada hari Senin (21/1/2019), petugas berhasil menemukan dua korban atas nama Roni Veronika Nata (33) dan Julio (1).

Kedua korban tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 3,2 kilometer dari arah hilir lokasi kapal motor tenggelam.

Beberapa jam kemudian, petugas kembali menemukan satu korban lainnya atas nama Alfonsia Halina (41) yang juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Para korban tersebut kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sejiram sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

"Untuk sembilan korban yang masih belum ditemukan masih dalam upaya pencarian oleh tim SAR gabungan," kata Hery.

Baca Juga: Fakta Tragedi Ayah dan Dua anak Tewas di Jurug Gue, Pengorbanan Sang Kakak hingga Gara-gara Swafoto

4. Sudah 8 korban ditemukan, Tim SAR sisir 4 korban lainnya

IlustrasiSTOCKVAULT.net Ilustrasi

Hingga Senin (21/1/2019) malam, petugas SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi 5 korban yang dinyatakan hilang sejak peristiwa tersebut terjadi.

Kepala Basarnas Pontianak Hery Marantika mengatakan, total korban yang berhasil ditemukan pada pencarian hari kedua hingga saat ini berjumlah 8 orang. Korban yang ditemukan tersebut semuanya dalam keadaan meninggal dunia.

"Total korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut hingga saat ini berjumlah 9 orang dan upaya pencarian terhadap 4 korban lainnya masih terus dilakukan," katanya.

Baca Juga: Perahu Jukung Tiba-tiba Meledak di Sungai Musi Palembang

5. Kendala pencarian korban di Sungai Kapuas

Ilustrasi menyelamARSIP KOMPAS TV Ilustrasi menyelam

Hery menambahkan, kendala yang dihadapi petugas dalam proses pencarian diantaranya adalah kondisi arus air sungai yang deras. Para korban juga ditemukan cukup jauh dari lokasi kejadian.

Namun demikian, petugas masih melakukan penyisiran di lokasi yang telah ditentukan dalam rapat koordinasi.

Menurut Hery, para petugas juga telah dilengkapi dengan sejumlah peralatan seperti peralatan selam, evakuasi, medis, komunikasi dan peralatan pendukung lainnya.

Baca Juga: Kapal Motor Tenggelam di Sungai Kapuas, 1 Tewas dan 12 Hilang

Sumber: KOMPAS.com (Yohanes Kurnia Irawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
5 Mitos dan Fakta Meninggalkan Anak dalam Mobil yang Tertutup
5 Mitos dan Fakta Meninggalkan Anak...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.