Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Majukan Jawa Tengah, Semarang dan Solo Jalin Kerja Sama

Kompas.com - 21/01/2019, 16:57 WIB
Walikota Hendi menandatangani MoU kerjasama antara Pemkot Semarang dan Pemkot Surakartadok. Pemkot Semarang Walikota Hendi menandatangani MoU kerjasama antara Pemkot Semarang dan Pemkot Surakarta

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan Pemkot Surakarta sepakat menandatangani nota kesepakatan kerja sama (MoU) peningkatan pariwisata dan realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Penandatanganan MoU antar wilayah ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Senin (21/1/2019). 

"Terkhusus saya sampaikan terima kasih kepada senior saya mas Rudy karena menerima saya dengan baik, dan Alhamdulillah bisa ada MOU dengan Pemkot Semarang dan Pemkot Solo," ujar Wali Kota yang akrab disapa Hendi sesuai dengan keterangan tertulis yang Kompas.com terima.
    
Terkait pariwisata, Hendi menekankan adanya jalan tol Semarang - Solo yang dibangun oleh era presiden Jokowi memberikan kemudahan kepada para wisatawan untuk mengakses Semarang dan Surakarta dalam satu hari.

Baca jugaHendi Perintahkan Jajarannya Selesaikan Keluhan Warga Tlogomulyo

Dengan adanya kerja sama ini, Hendi berharap, baik Semarang dan Surakarta dapat sejalan dalam melakukan promosi pariwisata.

Adapun kerja sama perihal PLTSa, Hendi mengatakan, jika Surakarta yang lebih dulu melakukan tanda tangan pembelian listrik yang diproduksi dari PLTSa Solo.

"Jadi Semarang dan Solo ini bagian dari 7 kota prioritas dalam pembangunan PLTSa, dan Semarang ketinggalan satu step, jadi saya harus belajar banyak dari mas Rudy," tutur Hendi.

Bergerak bersama

Kerja sama dengan Pemkot Surakarta ini menjadi kerja sama ke-12 pemerintah daerah yang sepakat untuk bergerak bersama Pemkot Semarang dalam memajukan provinsi Jawa Tengah.

Upaya ini menjadi fokus Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk mengikat kerja sama strategis dengan seluruh kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Sebelum Surakarta, sebelas daerah yang dimaksud beberapa di antaranya Kabupaten Batang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Magelang.

"Hari ini eranya kolaborasi bukan kompetisi, dan setiap wilayah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing," tutupnya.

Baca jugaInvestor Siap-siap, Wali Kota Hendi Tawarkan 4 Peluang Investasi

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE