Kompas.com - 19/01/2019, 07:05 WIB
Jenazah Dwi Jayanto murid Sekolah Dasar (SD) yang tewas tersengat listrik di kandang ayam ketika sedang mengejar layang-layang putus ketika berada di ruang kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Jumat (18/1/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJenazah Dwi Jayanto murid Sekolah Dasar (SD) yang tewas tersengat listrik di kandang ayam ketika sedang mengejar layang-layang putus ketika berada di ruang kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Jumat (18/1/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.comSeorang murid sekolah dasar bernama Dwi Jayanto (8) meninggal dunia setelah tersengat listrik di kandang ayam milik Kusbianto (64), Jumat (18/1/2019).

Kejadian itu bermula saat Dwi sedang mengejar layang-layang putus menjelang magrib. Saat mengejar layang-layang, korban masuk ke perkarangan rumah Kusbianto di Jalan Teratai Putih, Kecamatan Sukarame, Palembang, Sumatera Selatan.

Saat akan mengambil layang-layang tersebut, ternyata kandang ayam milik Kusbianto sedang dialiri listrik hingga akhirnya menyengat Dwi.

"Kakaknya langsung teriak kalau Dwi kesetrum. Pak Kusbianto tadi langsung kaget dan keluar rumah," kata Miswadi (50), ayah korban.

Dwi langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tak tertolong.

"Anak saya itu baru saja mandi, dengar ada layang-layang putus langsung mengejar. Layang-layangnya masuk ke perkarangan rumah Pak Kusbi, saat akan mengambil di dekat kandang ayam ternyata tersengat listrik," tambahnya.

Banyak musang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kusbianto mengaku listrik itu memang sengaja dipasang di kandang ayam miliknya untuk menghindari musang yang selalu memangsa hewan peliharaannya tersebut.

Dia pun tak menyangka jika tetangganya sendiri bakal menjadi korban akibat memasang aliran listrik.

"Sudah lama memang dipasang karena ayam sering hilang dimakan musang.Saya tidak menyangka bakal jadi seperti ini," ungkap Kusbianto saat menjalani pemeriksaan di Polsek Sukarami.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda menuturkan, Kusbianto saat ini masih menjalani pemeriksaan atas kejadian tersebut. Menurut dia, Kusbianto terancam dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan korban tewas.

"Kalau dilihat, kandangn ayam itu memang sengaja dipasang aliran listrik. Pengakuan pemilik rumah untuk menghindari musang yang memangsa ayam. Tap ini adalah kelalaian. Kami akan dalami kasus ini," tutur Rivanda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.