Kompas.com - 18/01/2019, 18:14 WIB
Pekerja dari Kementerian PUPR tengah membangun tembok penahan tanah di tebing kawasan Cadaspangeran, Sumedang, Jawa Barat, belum lama ini. Di musim penghujan, kawasan ini paling rawan bencana longsor. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHPekerja dari Kementerian PUPR tengah membangun tembok penahan tanah di tebing kawasan Cadaspangeran, Sumedang, Jawa Barat, belum lama ini. Di musim penghujan, kawasan ini paling rawan bencana longsor.

SUMEDANG, KOMPAS.com-Di musim penghujan seperti saat ini, bencana pergerakan tanah atau longsor mengancam seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kepala BPBD Kabupaten Sumedang Ayi Rusmana mengatakan, dari 26 kecamatan, seluruh wilayah rawan bencana pergerakan tanah dengan tingkat kerawanan menengah hingga tinggi.

"Topografi Sumedang merupakan wilayah perbukitan dan pegunungan. Kondisi ini menyebabkan potensi terjadinya bencana pergerakan tanah/longsor makin tinggi di seluruh kecamatan di Sumedang. Khususnya, di musim hujan seperti saat ini," ujarnya didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik Yedi kepada KOMPAS.com, Jumat (18/1/2019).

Ayi menuturkan, Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah memberikan peringatan terkait kerawanan bencana di seluruh kecamatan di Sumedang.

Namun, tidak berarti desa di tiap kecamatan tersebut sangat rawan berpotensi terjadi bencana.

"Tapi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, kami imbau warga untuk meningkatkan kewaspadaannya," tuturnya.

Baca juga: Jalan Utama Magelang-Purworejo Tertutup Tanah Longsor

Ayi menyebutkan, berkaca dari peristiwa bencana yang terjadi sebelumnya, wilayah yang paling rawan pergerakan tanah alias longsor merupakan daerah yang berdekatan dengan aliran sungai dan wilayah dengan kemiringan tanah lebih dari 40 derajat.

"Untuk itu, kami telah memberikan imbauan berupa peringatan agar warga, khususnya pemerintah kecamatan di Sumedang lebih meningkatkan kesiapsiagaannya dalam menghadapi kemungkinan terburuk, terjadinya bencana di wilayah masing-masing," ucapnya.

Ayi menambahkan, kewaspadaan ini patut ditingkatkan di musim penghujan seperti sekarang ini.

Sebab, kata Ayi, berkaca dari peristiwa bencana yang terjadi sepanjang tahun 2018, di Kabupaten Sumedang, telah terjadi 280 kejadian bencana.

"Selain bencana pergerakan tanah atau longsor, dengan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak awal 2019, kami juga mengimbau warga tetap waspada terhadap datangnya bencana banjir bandang, angin puting beliung, dan pohon tumbang," katanya. 

Kompas TV Hujan deras yang mengguyur Kota Manado, Sulawesi Utara, mengakibatkan longsor di Kelurahan Teling Atas. Talud atau dinding penahan tanah di sebuah rumah pun terkikis air dan roboh.<br /> <br /> Material talud dan longsoran tanah langsung menimpa rumah lain yang berada di bawahnya. Ketika peristiwa ini terjadi, rumah yang tertimpa longsor dalam keadaan kosong.<br /> <br /> Di Kota Manado, selain di Kelurahan Teling Atas, longsor akibat hujan deras juga terjadi di Kelurahan Kombos, Ranomuut, dan Mahawu.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.