“Daripada Perang Hoaks di Media Sosial, Mending Bikin Aksi Donor Darah...”

Kompas.com - 12/01/2019, 12:18 WIB
Balad Jokowi Kota Bandung gelar kegiatan donor darah  di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Sabtu (12/1/2019).KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA Balad Jokowi Kota Bandung gelar kegiatan donor darah di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Sabtu (12/1/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - “Daripada perang hoaks di medsos, mending kami bikin yang positif saja kayak donor darah,” kata Rudi Kurniawan.

Rudi dan rekan-rekannya menggelar aksi donor darah dan penggalangan dana bantuan untuk korban bencana alam di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019).

Mereka yang tergabung dari Relawan Balad Jokowi Kota Bandung ini memilih untuk meninggalkan perang opini dan hoaks di media sosial dalam rangka pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden RI momor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam ajang Pilpres 2019.

Baca juga: Berikan Ucapan Selamat Bebas, PSI Bakal Ajak Ahok Gabung?

Meski pada awalnya ditujukan untuk kaum milenial, donor darah ini bisa diikuti oleh siapa pun dari kalangan umur berapapun.

“Kami ingin memberikan edukasi dan sosialisasi kepada milenial di Kota Bandung bahwa saat ini di Kota Bandung sangat butuh donor darah. Apalagi sekarang banyak bencana dimanana-mana,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Donor Darah Balad Jokowi Krisna Setiadara menambahkan, dalam kegiatan tersebut target yang ingin dicapai sesuai permintaan PMI Kota Bandung adalah 80 kantung darah. Namun demikian, antusiasme pedonor darah yang datang dipastikan lebih dari target.

“Kami sebar 500 undangan ke Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Yang mau donor darah banyak, tapi dibatasi sama PMI 80 kantung darah,” ungkapnya.

Baca juga: Viral, Emak-emak di Semarang Pasang Baliho Prabowo-Sandiaga di Depan Rumah

Krisna menambahkan, ke depan, relawan Balad Jokowi akan terus menggelar kegiatan positif dengan tujuan yang sama yakni menghindari perang hoaks di media sosial.

“Lebih riil kayak gini, sekalian biar semua orang tahu kalau Balad Jokowi hanya melakukan kegiatan positif saja,” tandasnya.

Nge-fans Jokowi

Sementara itu, Denny Deffani (20), salah satu peserta donor darah mengatakan, dia tidak merasa risih dengan kegiatan yang mengatasnamakan relawan salah satu pendukung calon presiden dan wakil presiden peserta Pilpres 2019 tersebut.

“Enggak risih, niatnya cuma ingin bantu saja. Kenapa enggak kalau saya bisa bantu orang,” ujarnya.

Selain ingin membantu sesama lewat donor darah, Denny mengatakan donor darah bagus untuk kesehatan. 

“Alhamdulillah sudah bisa bantu orang susah. Dari segi kesehatan untuk tubuh kan, juga bagus dan menyehatkan. Jadi setelah darah yang keluar bisa produksi darah baru lagi,” tandasnya.

Berbeda dengan Denny, pesertaainnya Susi Susanti (42) mengatakan, dia ikut donor darah karena memang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin dalam ajang Pilpres 2019. 

“Saya memang ngefans sama Pak Jokowi,” tuturnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X