Diperlukan 20 Relawan untuk Mengevakuasi Titin, Penderita Obesitas 300 Kg

Kompas.com - 11/01/2019, 17:45 WIB
Kondisi Titin (37) yang hanya bisa berbaring menunggu proses pemulihan kondisi berat badan, di rumah kontrakannya.KOMPAS.com/KURNIA TARIGAN Kondisi Titin (37) yang hanya bisa berbaring menunggu proses pemulihan kondisi berat badan, di rumah kontrakannya.

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Diperlukan 20 orang yang tergabung dalam tim sukarelawan, untuk bisa mengevakuasi Titin (37), ibu rumah tangga, penderita obesitas 300 kg, dari dalam rumah kontrakannya menuju mobil untuk bisa dibawa ke rumah sakit, Jumat (11/01/2019).

Dalam upaya mengevakuasi Titin dari rumah kontrakannya ke RS Doris Sylvanus, puluhan orang yang tergabung dalam tim sukarelawan bekerja dengan maksimal dan sangat hati-hati, agar tidak membahayakan bagi Titin yang akan dievakuasi.

Tim tersebut terdiri dari Petugas Pemadam Kebakaran dan Tim Rescue Palangkaraya

Setelah petugas gabungan berhasil membobol pintu dan jendela, akhirnya Titin berhasil dievakuasi dari dalam rumahnya, menggunakan tandu buatan yang dibuat oleh tim gabungan,  menuju ke mobil yang akan membawanya ke RS.

Baca juga: Siap Jalani Operasi, Titin Penderita Obesitas Hampir 300 Kg Sempat Gemetar

 

Namun Titin tidak bisa dibawa menggunakan ambulans, lantaran tidak ada brankar pasien yang seukuran tubuhnya.

Selama perjalanan menuju rumah sakit, petugas gabungan juga melakukan pengawalan, untuk membuka akses jalan, agar Titin tidak terlalu lama berada didalam mobil, yang fasilitasnya sangat minim, sebab dikhawatirkan kesehatan Titin akan menurun.

Setibanya dirumah sakit, puluhan petugas gabungan kembali mengangkat Titin dari dalam mobil menuju ruang rawat inap yang telah disediakan khusus oleh tim medis, dalam proses pemulihan berat badan Titin selama di rumah sakit.

Setelah semua pekerjaan selesai, tim gabungan melakukan ucapan syukur dengan berdoa, karena telah berhasil mengevakuasi Titin dari dalam rumah kontrakannya hingga tiba di ruang rawat inap rumah sakit dalam kondisi baik dan selamat. 

Semua itu dilakukan oleh tim sukarelawan secara gratis tanpa mengharapkan imbalan apapun dari pihak manapun.


Terkini Lainnya

Bawa Pengurus HKTI ke Istana, Moeldoko Sampaikan Dukungan Politik untuk Jokowi

Bawa Pengurus HKTI ke Istana, Moeldoko Sampaikan Dukungan Politik untuk Jokowi

Nasional
DPRD Minta Tarif Gratis untuk Warga Jakarta, PT MRT dan LRT Ikut Pemprov DKI

DPRD Minta Tarif Gratis untuk Warga Jakarta, PT MRT dan LRT Ikut Pemprov DKI

Megapolitan
Bobol ATM, Empat Warga Rumania Ditangkap di Bali

Bobol ATM, Empat Warga Rumania Ditangkap di Bali

Regional
Seorang Murid Hajar Kepala Sekolah, Ribut Saat Ujian hingga Marah karena Orangtua Dipanggil ke Sekolah

Seorang Murid Hajar Kepala Sekolah, Ribut Saat Ujian hingga Marah karena Orangtua Dipanggil ke Sekolah

Regional
Seorang Caleg Otaki Pencurian dengan Modus Gembos Ban Mobil

Seorang Caleg Otaki Pencurian dengan Modus Gembos Ban Mobil

Regional
Mahfud MD: Jauh Sebelum Romy Kena OTT, Saya Sudah Ingatkan...

Mahfud MD: Jauh Sebelum Romy Kena OTT, Saya Sudah Ingatkan...

Regional
91 Kali Bobol ATM, Ramyadjie Priambodo Dapat Rp 300 Juta

91 Kali Bobol ATM, Ramyadjie Priambodo Dapat Rp 300 Juta

Megapolitan
Pilihan Jurusan Kuliah Kedokteran di Beasiswa Santri! Tertarik? (2)

Pilihan Jurusan Kuliah Kedokteran di Beasiswa Santri! Tertarik? (2)

Edukasi
Tak Kunjung Pulang, Satu Keluarga Nelayan di Bima Dilaporkan Hilang

Tak Kunjung Pulang, Satu Keluarga Nelayan di Bima Dilaporkan Hilang

Regional
33 Jenazah Korban Banjir Bandang di Jayapura Diidentifikasi, Berikut Nama-namanya

33 Jenazah Korban Banjir Bandang di Jayapura Diidentifikasi, Berikut Nama-namanya

Regional
Pilihan Jurusan Kuliah Kedokteran di Beasiswa Santri! Tertarik? (1)

Pilihan Jurusan Kuliah Kedokteran di Beasiswa Santri! Tertarik? (1)

Edukasi
Per 19 Maret, Baru 75 Anggota DPR yang Lapor Harta Kekayaan

Per 19 Maret, Baru 75 Anggota DPR yang Lapor Harta Kekayaan

Nasional
PPP Jabar Pertanyakan Pemilihan Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketum

PPP Jabar Pertanyakan Pemilihan Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketum

Regional
Pria Terkaya di Asia Lunasi Utang Sang Adik yang Terancam Dibui

Pria Terkaya di Asia Lunasi Utang Sang Adik yang Terancam Dibui

Internasional
Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Megapolitan

Close Ads X