Kompas.com - 08/01/2019, 18:57 WIB
Ilustrasi Google ImageIlustrasi

BANDUNG, KOMPAS.com - Warga negara Vietnam bernama Ngo Thi Ngoc Dung (52) divonis 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung setelah kedapatan membawa sabu ke Kota Bandung via Bandara Husein Sastranegara pada Agustus 2018.

"Mengadili, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan primair, Pasal 114 ayat 2 Undang-undang Narkotika. Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 12 tahun, denda Rp 1 miliar, subsidair kurungan tujuh bulan," kata Ketua Majelis Hakim Fuad Muhammadi, Selasa (8/1/2019).

Dalam pertimbangannya, hakim menyebutkan, terdakwa memenuhi semua unsur dalam pasal yang didakwakan, yakni secara melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram.

Baca juga: KA Pangandaran, Jarak Tempuh Jakarta-Bandung-Banjar 8 Jam

Sebelumnya, jaksa penuntut umum dari Kejati Jabar menuntut terdakwa dengan pidana 14 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar atau subsidair enam bulan penjara.

Penangkapan terdakwa terjadi pada Minggu 5 Agustus 2018. Saat itu, sekitar pukul 09.15 WIB, petugas bea cukai Bandara Husein Sastranegara, Puti Karismanya, mencurigai salah seorang penumpang Silk Air dari Singapura menuju Bandung.

Penumpang tersebut merupakan warga negara asal Vietnam yang sebelumnya transit di Kamboja. Sabu yang dibawanya memiliki berat bersih kurang lebih 1 kilogram.

"Kemudian saksi Putu melakukan pemeriksaan barang bawaan terdakwa melalui X-ray, dan saat terdakwa akan digeledah badannya terlihat gugup. Kecurigaan saksi semakin bertambah, hasilnya setelah diperiksa ditemukan empat bungkus plastik klip bening berisi serbuk kristal dalam pampers yang dipakai terdakwa," ujar hakim.

Baca juga: Bioskop Concordia Bandung, Saksi Saat Film Indonesia Kali Pertama Diputar

Selama persidangan, terdakwa yang hadir mengaku disuruh pria tidak dikenal di Kamboja untuk menyerahkan sabu ke Tony yang saat ini masuk daftar pencarian orang.

"Terdakwa mengaku diberikan upah 400 dollar AS untuk memberikan narkotika tersebut kepada Toni," kata dia.

 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Warga Negara Vietnam Divonis 12 Tahun Penjara, Bawa Sabu-Sabu via Bandara Husein Sastranegara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X