Kompas.com - 06/01/2019, 12:48 WIB
Obyek wisata pantai Mampie di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, porak-poranda diterjang gelombang tinggi selama sebulan terakhir, Minggu (6/1/2019). KOMPAS.com/JUNAEDIObyek wisata pantai Mampie di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, porak-poranda diterjang gelombang tinggi selama sebulan terakhir, Minggu (6/1/2019).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.comObyek wisata pantai Mampie di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diterjang gelombang tinggi sejak sebulan terakhir. Akibatnya, pantai mengalami abrasi dan kondisinya porak-poranda. 

Pantauan Kompas.com di sekitar lokasi pantai, sejumlah fasilitas seperti gasebo dan WC umum rusak, sisanya terpaksa harus digeser agar tidak hancur diterjang ombak. 

Hantaman gelombang tinggi selama sebulan juga menyebabkan bergesernya bibir pantai dengan bentang 3 kilometer ini akibat abrasi.

Jajaran pohon kelapa dan pohon mangga yang selama ini menjadi benteng pertahanan dari hantaman gelombang tumbang dan ambruk setelah tanah di sekitarnya hanyur tergerus gelombang.

Baca juga: Gelombang Tinggi Sebabkan Ribuan Telur Penyu Mati di Pantai Mampie

Pembabatan hutan bakau secara masif yang dialihfungsikan menjadi lahan tambak membuat abrasi pantai kian parah.

Sementara tanggul ombak yang dibangun pemerintah di kawasan pantai ini tak mampu menahan hantaman gelombang. 

Tahun lalu, gasebo dan WC umum sebenarnya sudah dipindah ke arah daratan, jauh dari lokasi sebelumnya, juga akibat abrasi. 

Haji Nasir, salah satu warga setempat, mengaku cemas lantaran abrasi terus menggerus bibir pantai. Abrasi terus mendekati lokasi pemukiman warga dan ribuan hektar tambak udang. 

“Ini sudah puluhan meter tergerus. Di sini dulu kawasan perumahan tapi kini sudah jadi laut,” jelas Haji Nasir sambil menujuk kawasan yang sudah tergenang air laut. 

Baca juga: Seekor Lumba-lumba Ditemukan Warga Mati Terdampar di Pantai Mampie

Menurut dia, kawasan pemukiman warga juga sudah beberapa kali digeser ke arah daratan karena abrasi pantai ini. 

Haji Nasir berharap agar pemerintah segera mengambil antisipasi abrasi di pantai Mampie ini. Sebab semenjak abrasi terjadi, kunjungan wisatawan ke pantai ini turun hingga 80 persen. 

Ini terasa pada malam pergantian tahun 2019, kawasan pantai ini hanya dikunjungi segelintir wisatawan lokal. Padahal biasanya, kawasan obyek wisata ini selalu jadi primadona saban pergantian tahun. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.