Kompas.com - 30/12/2018, 15:37 WIB
Kapolresta Surakarta Komisaris Besar Polisi Ribut Hari Wibowo dalam pers rilis akhir tahun 2018 di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Surakarta Komisaris Besar Polisi Ribut Hari Wibowo dalam pers rilis akhir tahun 2018 di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Polresta Surakarta menerima 327 laporan sepanjang tahun 2018 dan diselesaikan sebanyak 225 kasus atau 32,93 persen.

Adapun laporan yang paling banyak masuk terkait narkoba, dengan 95 laporan. Kemudian, kasus penipuan dengan 80 laporan dan 58 kasus diantaranya sudah diselesaikan.

Setelah itu, pencurian kendaraan bermotor atau curanmor dengan 71 laporan dan 28 kasus diantaranya berhasil diselesaikan.

Baca juga: Kemenkumham DKI Berencana Rehabilitasi Pemakai Narkoba Tanpa Harus Menahannya

Kemudian, pencurian dengan pemberatan dengan 70 laporan dan 40 diantaranya berhasil diselesaikan.

"Narkoba adalah permasalahan yang tidak bisa diselesaikan hanya penegakan hukum, tetapi pararel semua instansi dapat menjalankan tugas pokok untuk memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Kapolresta Surakarta Komisaris Besar Polisi Ribut Hari Wibowo dalam pers rilis akhir tahun 2018 di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018).

Selain itu, pihaknya juga menerima laporan pencurian dengan kekerasan dengan enam laporan dan dua laporan berhasil diselesaikan. Kasus lainnya, ada pemerkosaan dan pembunuhan.

Baca juga: Terpeleset Saat Gerebek Bandar Narkoba, Anggota Polisi Tertembak Senjata Rekan Sendiri

Ia menambahkan, kasus peredaran narkoba merupakan permasalahan kompleks.

Dengan demikian, penyelesaian kasus narkotika memerlukan keterlibatan seluruh instansi terkait.

Untuk kasus peredaran narkoba, Polresta Surakarta menangkap 137 tersangka.

Baca juga: Dikejar secara Dramatis oleh Polisi, Penyelundup Narkoba Ditangkap

Dari jumlah tersangka yang tertangkap, sebagian besar merupakan pengguna. Kemudian juga ada pengedar dan kurir.

Modus yang mereka gunakan untuk melancarkan aksinya adalah dengan mengirim narkoba melalui jasa pengiriman.

"Modus yang mereka (tersangka) gunakan melalui paket, pembayarannya melalui transfer. Supaya tidak mudah terdeteksi," tambah Kasat Narkoba Polresta Surakarta Kompol Sugiyo.

Sugiyo mengimbau masyarakat tidak menerima paket yang belum jelas tujuannya dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.