Ada Uji Coba Tilang Elektronik di Makassar, Jumlah Pelanggaran Menurun

Kompas.com - 21/12/2018, 15:51 WIB
Ruang pemantauan kamera CCTV RTMC Polrestabes Makassar. KOMPAS.com/HENDRA CIPTORuang pemantauan kamera CCTV RTMC Polrestabes Makassar.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Selama tiga hari uji coba penerapan tilang elektronik dengan bukti rekaman CCTV (ETLE) di Kota Makassar, jumlah pelanggar setiap harinya menurun. Dimana pada hari pertama hingga hari ketiga, jumlah pelanggar marka jalan dan peraturan lalulintas menurun drastis.

Hal tersebut diungkapkan, Kasubdit Kamsel AKBP Reza Fahlevi saat dikonfirmasi, Jumat (21/12/2018). Menurut dia, tilang elektronik ini memberikan dampak yang baik kepada seluruh masyarakat terutama kepada pengguna jalan akan pentingnya tertib berlalulintas.

“Setiap hari kita pantau melalui 23 lokasi penerapan tilang elektronik dan sangat signifikan penurunan jumlah pelanggar marka jalan dan peraturan berlalulintas. Hari pertama saja, jumlah pelanggar marka jalan seribuan lebih, kini sudah sangat menurun hingga setengahnya. Ternyata ada dampak baiknya,” katanya.

Baca juga: Rambu dan Marka Jalan Belum Mendukung Tilang Elektronik di Makassar

Reza menegaskan, meski masih dalam uji coba tilang elektronik ini. Namun polisi lalulintas di jalanan tetap masih melakukan tilang manual jika mendapati pengendara motor maupun pengemudi mobil yang melakukan pelanggaran.

“Jadi ada anggota yang di ruang RTMC yang melakukan pemantauan dan tetap anggota yang disiagakan di jalanan tetap melakukan tilang manual,” katanya.

Reza menjelaskan, tilang elektronik akan terekam dan akan dikirimkan lembarannya ke alamat sesuai dengan data nomor kendaraan. Jika pun pengendara mengindahkan menyelesaikan denda tilang elektronik hingga dua tahun, makan nomor kendaraan tersebut akan di blokir.

Baca juga: Selasa, Makassar Uji Coba Tilang Elektronik

“Jadi datanya terkoneksi dengan Samsat. Kalau sudah diblokir nomor kendaraannya, berarti sudah bodong. Kalau pelanggar ingin menyelesaikan tilang elektroniknya, makan akan melakukan pembayaran di Bank BRI," terangnya. 

"Dari bukti pembayaran itu, akan dibawa ke pengadilan. Kalaupun pengadilan memutuskan denda tilangnya lebih rendah, maka sisa pembayaran akan dikembalikan oleh Bank BRI kepada pelanggar.”  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X