Saling Tuding Sebagai Mata-mata Polisi, 2 Tahanan Narkoba Berkelahi

Kompas.com - 20/12/2018, 21:46 WIB
Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian

KARIMUN, KOMPAS.com - Dua tahanan kasus narkoba berinisial Y dan B yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Karimun terlibat adu jotos, Kamis (20/12/2018).

Bahkan dari keributan tersebut, satu di antaranya mengalami luka parah di hidung.

Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima Sunarya yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun Agung mengaku saat ini keduanya sudah berdamai.

"Benar kejadiannya, namun saat ini mereka sudah berdamai," kata Agung.

Agung mengatakan, dari hasil pemeriksaan, keduanya berantam akibat dendam pribadi. Permasalahan ini muncul sebelum mereka ditangkap polisi.

Baca juga: Simpan Sabu di Rutan Lhoksukon, Tahanan Narkoba Ditangkap

B dan Y saling tuduh sebagai mata-mata polisi hingga akhirnya mereka mendekam di sel tahanan Rutan Polres.

"B menuduh Y menjadi mata-mata polisi, sementara Y menuduh B yang menjadi mata-mata polisi. Karena tidak ada penengah, akhirnya keduanya saling baku hantam," jelas Agung.

Namun demikian, suasana Rutan Polres tetap aman meski keduanya sempat membuat ricuh.

"Tahanan yang lain diam saja, apalagi saat berantem itu merupakan jam besuk, makanya banyak yang tidak mempedulikan keduanya," terang Agung.

"Hanya saja dari keributan ini menjadi bahan tontonan para pembesuk," kata Agung mengakhiri.

Baca juga: Ibu Kantin Terlibat Aksi Penjebolan Sel Tahanan Narkoba di Polda Sumsel



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X