Dugaan Penganiayaan Anak, Bahar bin Smith Resmi Ditahan

Kompas.com - 18/12/2018, 23:41 WIB
Habib Bahar bin Smith menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat Selasa (18/12/2018). Tribun Jabar/Gani KurniawanHabib Bahar bin Smith menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat Selasa (18/12/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi resmi menahan Habib Bahar bin Smith di Mapolda Jabar pada Selasa (18/12/2018) atas dugaan kekerasan atau penganiayaan terhadap anak.

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto menyatakan, polisi telah menetapkan status tersangka terhadap Bahar sekaligus menahannya. 

"Tersangka BS jam sekarang sudah dilakukan penahanan di Mapolda Jabar untuk proses hukum," kata Agung di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/12/2018) malam.

Bahar awalnya dilaporkan ke Polres Bogor diduga secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan dan/atau melakukan kekerasan terhadap anak. Adapun diketahui nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bgr tertanggal 5 Desember 2018.

Penganiayaan dilakukan terhadap terduga korban berinisial MHU (17) dan Ja (18) diduga di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Bogor pada Sabtu, 1 Desember sekira pukul 11.00 WIB.

"Pada 1 Desember 2018, korban dua orang, MZ, dan CAJ, dua orang ini mengadu bahwa mereka telah dilakukan penjemputan secara paksa dan dibawa ke suatu tempat dan sampai di sana dilakukan penganiayaan," kata Agung.

"Setelah penganiayan yang bersangkutan di suruh berantem dan dianiaya lagi sampai tengah malam. Orangtua tak terima lalu mengadu ke kepolisian," imbuhnya.

Kuasa hukum Bahar, Azis Yanuar, menyampaikan hal senada terkait status Bahar. Menurutnya, Bahar sudah ditetapkan tersangka pada saat pemanggilan pertama saat ini.

"Tersangka sudah, dari awal dipanggil itu sudah tersangka," kata Azis.

Sampai saat ini, Bahar masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Menurut Azis, polisi menggunakan haknya untuk untuk meminta kliennya tetap tinggal di Gedung Ditkrimum Polda Jabar hingga pemeriksaan selesai selama 1x24 jam.

"Pemeriksaan dilanjutkan Habib Bahar masih diproses 1x24 jam sebagaimana ketentuan KUHAP maka pihak kepolisian menggunakan haknya untuk meminta Habib Bahar tetap tinggal di Dirkrimum Polda Jabar untuk dilakukan pendalaman," kata Azis.

Dalam pemeriksaan itu, lanjut dia, Bahar dicecar 34 pertanyaan oleh penyidik.

"Kurang lebih 34 pertanyaan seputar materi terkait dengan yang dituduhkan pasal 170 jucnto pasal 351 juncto pasal 333 junto pasal 55 KUHP dan pasal juncto pasal 80 undang-undang 35 tahun 2014," kata Azis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang di Pangkal Pinang, Pagar Rumah Sakit Ambruk

Hujan Disertai Angin Kencang di Pangkal Pinang, Pagar Rumah Sakit Ambruk

Regional
Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Regional
Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

Regional
Atap Kelas SDN Ambruk, Anggota DPRD Jember Sebut karena Lelang “Gila-gilaan”

Atap Kelas SDN Ambruk, Anggota DPRD Jember Sebut karena Lelang “Gila-gilaan”

Regional
Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Regional
Curi Celana Dalam dan Sabun di Minimarket, Pria Ini Ditangkap

Curi Celana Dalam dan Sabun di Minimarket, Pria Ini Ditangkap

Regional
Warga Ramai-ramai ke DPRD DIY Cari Bantuan Hukum Gratis

Warga Ramai-ramai ke DPRD DIY Cari Bantuan Hukum Gratis

Regional
Karung Pasir Ditumpuk Cegah Longsor Susulan di Jalan Penghubung Balikpapan-Samarinda

Karung Pasir Ditumpuk Cegah Longsor Susulan di Jalan Penghubung Balikpapan-Samarinda

Regional
Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Regional
Oded Sebut Rusuh Saat Penggusuran Tamansari akibat Provokasi dari Luar

Oded Sebut Rusuh Saat Penggusuran Tamansari akibat Provokasi dari Luar

Regional
Disaksikan Istri, Petani Kopi di Lahat Tewas Diterkam Harimau

Disaksikan Istri, Petani Kopi di Lahat Tewas Diterkam Harimau

Regional
Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

Regional
Polda Jabar Selidiki Video Polisi Pukul Penolak Penggusuran Tamansari

Polda Jabar Selidiki Video Polisi Pukul Penolak Penggusuran Tamansari

Regional
Satgas Tinombala Buru Mujahidin Indonesia Timur, Penembak Anggota Brimob di Parigi

Satgas Tinombala Buru Mujahidin Indonesia Timur, Penembak Anggota Brimob di Parigi

Regional
Temukan Jejak Harimau di Riau, BBKSDA Beberkan Cara Hindari Serangan

Temukan Jejak Harimau di Riau, BBKSDA Beberkan Cara Hindari Serangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X